
Geriatri.id - Cuaca panas ekstrem sedang melanda Tanah Air. Bahkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat pekan lalu suhu maksimum harian hingga 37,2 derajat Celcius.
Selain mengganggu aktivitas masyarakat termasuk lanjut usia (lansia) di luar rumah, cuaca panas ekstrem dapat memicu berbagai penyakit seperti heat stroke, dehidrasi hingga gangguan kulit.
Kondisi cuaca ini mendapat perhatian dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Baca Juga: Butuh Perhatian Khusus, Dinsos Indramayu Kunjungi Lansia Berusia 109 Tahun
Juru Bicara Kemenkes dr Muhammad Syahril meminta masyarakat menjaga kesehatan, khususnya ketika beraktivitas di luar rumah.
"Memang cuaca panas beberapa hari ini dan kedepan sedang tidak biasa. Untuk itu mari kita ikuti tips agar terhindar dari dampak cuaca panas ketika sedang atau sering berada di luar ruangan," ujarnya dikutip dari laman Kemenkes, Selasa, 25 April 2023.
Kemenkes memberikan tips untuk menjaga kesehatan di tengah cuaca panas ekstrem:
- Cegah dehidrasi dengan minum banyak air tanpa menunggu haus.
- Hindari minuman berkafein, minuman berenergi, alkohol dan minuman manis.
- Memakai topi atau menggunakan payung untuk menghindari kontak dengan sinar matahari secara langsung.
- Mengenakan baju berbahan ringan dan longgar. Hindari menggunakan baju berwarna gelap yang tidak menyerap panas.
- Berteduh di rentang waktu 11.00 - 15.00.
- Jangan meninggalkan siapapun di dalam kendaraan dalam kondisi parkir, baik dengan jendela terbuka maupun tertutup.
- Menggunakan tabir surya minimal 30 SPF sebelum keluar rumah.
- Sediakan botol semprot air dingin di dalam kendaraan.
Baca Juga: Tanda-tanda Lansia Dehidrasi dan Kiat Mencegahnya
Kemenkes juga meminta masyarakat mewaspadai gejala:
- Keringat berlebih.
- Kulit terasa panas dan kering.
- Rasa berdebar atau jantung berdetak lebih cepat.
- Kulit pucat
- Kram pada kaki maupun abdomen (perut)
- Mual, muntah, pusing
- Urine yang sedikit dan berwarna kuning pekat.
Kemenkes menyarankan jika muncul gejala seperti itu, mendinginkan tubuh dengan kain basah atau spons basah pada pergelangan tangan, leher, dan lipatan tubuh lainnya. Selain itu disarankan banyak mengonsumsi air putih.
Jika gejala itu tak kunjung hilang, segera kunjungi fasilitas kesehatan (faskes) terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.***
Ilustrasi - Cuaca panas ekstrem, (Pixabay)
Video Lansia Terbaru:
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri