Punya 141 Juta Penderita Diabetes, Negara Ini Luncurkan Gerakan Advokasi Kesehatan


Berita Lansia - Cina diperkirakan memiliki 141 juta orang dewasa penderita diabetes. Angka ini seperempat dari total jumlah penderita diabetes di seluruh dunia.

2023-04-14 20:41:55

Geriatri.id - Cina diperkirakan memiliki 141 juta orang dewasa penderita diabetes. Angka ini seperempat dari total jumlah penderita diabetes di seluruh dunia. Data itu dirilis Federasi Diabetes Internasional pada 2021.

Pakar kesehatan, pasien diabetes dan pelaku industri sepakat bahwa mempromosikan gaya hidup sehat, melatih dokter untuk menyesuaikan terapi insulin dan mengembangkan obat baru yang lebih terjangkau adalah beberapa tugas utama dalam mengatasi diabetes di Cina.

Mereka berbicara dalam acara perayaan 100 tahun resep insulin pertama di Cina di Beijing.

Kepala Departemen Endokrinologi di Rumah Sakit Rakyat Universitas Peking, Ji Linong mengatakan jumlah penderita diabetes di bawah 40 tahun telah meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Butuh Perhatian Khusus, Dinsos Indramayu Kunjungi Lansia Berusia 109 Tahun

Kelompok tersebut memiliki risiko relatif lebih tinggi terkena stroke dan serangan jantung.

Menurut dia, gaya hidup tidak sehat seperti kurang olahraga teratur dan makan berlebihan bisa meningkatkan tren itu.

Wakil Kepala Departemen Endokrinologi Rumah Sakit Peking Union Medical College, Li Yuxiu menyarankan untuk meluncurkan gerakan advokasi kesehatan. Targetnya orang dewasa muda dan paruh baya. 

“Bagi pasien, kampanye edukasi untuk meningkatkan kepatuhan mereka terhadap resep juga penting,” katanya.

Advokasi kesehatan merupakan serangkaian kegiatan komunikasi untuk mempengaruhi penentu kebijakan dengan cara: membujuk, meyakinkan, menjual ide agar memberikan dukungan terhadap upaya pemecahan masalah kesehatan masyarakat.

Li menambahkan perlunya meningkatkan kemampuan dokter untuk memanfaatkan terapi insulin dengan lebih baik.


Insulin pertama yang digunakan di Cina dibuat peracik obat Amerika Serikat, Eli Lilly dan diresepkan Peking Union Medical College Hospital untuk seorang pria berusia 41 tahun.

Seratus tahun kemudian, terapi insulin tidak hanya tersedia secara luas di Cina, harganya juga telah dipotong secara signifikan.

Program pengadaan obat terpusat yang dipimpin National Healthcare Security Administration pada 2021 membuat Eli Lilly menurunkan harga insulinnya sebesar 73 persen.

Seorang pasien diabetes, Zhang Rui  yang menghadiri acara tersebut, mengatakan harga setiap dosis insulin telah berkurang dari sekitar 70 yuan (10,20 dolar AS) menjadi kurang dari 24 yuan. Total biaya tahunan terapi insulin kurang dari 600 yuan.

“Ke depan, beban keuangan kita akan semakin ringan jika obat suntik insulin bisa dimasukkan dalam pengadaan terpusat,” harapnya.***

Video Lansia Terbaru:

lansia,diabetes,penyakit lansia,geriatri,berita lansia,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,merawat lansia,lansia diabetes

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026