
Geriatri.id - Korea Selatan (Korsel) diperkirakan akan menjadi masyarakat super-lansia pada 2025. Proporsi lansia berusia 65 tahun ke atas akan mencapai 20 persen dari total populasi pada tahun itu.
Negeri Ginseng telah menjadi masyarakat lansia pada 2017, karena proporsinya melebihi 14 persen.
Dari 17 kota dan provinsi di Korsel, hanya lima yang melaporkan peningkatan populasi tahun 2022 di antaranya Incheon, Provinsi Gyeonggi, Sejong, Pulau Jeju dan Provinsi Chungcheong Selatan.
Tahun lalu, Korsel melaporkan penurunan total populasi selama tiga tahun berturut-turut.
Berdasarkan data pemerintah yang diterbitkan Minggu 15 Januari 2023, terjadi penyusutan populasi sepanjang 2022. Penurunan ini ditandai dengan jumlah single person household atau jumlah orang yang tinggal sendiri mendekati 10 juta jiwa.
"Populasi terdaftar negara sebanyak 51.439.038 pada 31 Desember tahun lalu, turun 0,39 persen dari tahun sebelumnya," pernyataan Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan Korsel dikutip Kantor Berita Yonhap News Agency.
Baca Juga: Ancaman NAFLD dan Difesiensi Vitamin D Masih Menjadi Masalah Besar Bagi Lansia
Sementara orang yang tinggal sendiri meningkat menjadi 9.724.256 atau 41 persen dari total 23.705.814 rumah tangga.
Berdasarkan jenis kelamin, populasi laki-laki menyusut selama empat tahun berturut-turut menjadi 25.636.951. Sementara populasi perempuan turun selama dua tahun berturut-turut menjadi 25.802.087.
Berdasarkan kategori usia, orang berusia 50-an menduduki porsi terbesar dengan 16,7 persen. Sementara orang berusia 65 tahun ke atas 18 persen dari populasi.***
Ilustrasi - Lansia duduk sendirian.(Pixabay)
Video Lansia Terbaru:
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri