Tergolong Rentan, Kelompok Lansia Cenderung Terkesampingkan


Berita Lansia - Konstruksi sosial membuat kelompok lanjut usia (lansia) cenderung terkesampingkan. Namun terkadang lansia menjadi pusat perhatian karena kondisi fisik menua, seperti postur tubuh membungkuk atau pengelihatan rabun. 

2023-01-14 21:00:16

Geriatri.id - Konstruksi sosial membuat kelompok lanjut usia (lansia) cenderung terkesampingkan. Namun terkadang lansia menjadi pusat perhatian karena kondisi fisik menua, seperti postur tubuh membungkuk atau pengelihatan rabun. 

Itu yang menyebabkan kelompok lansia seharusnya mendapatkan pelayanan lebih, tanpa mengurangi eksistensi mereka dalam lingkungan sosial. 

Sejak November 2020 Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) Universitas Gadjah Mada (UGM) telah melakukan beberapa penelitian terkait berbagai faktor kondisi kesehatan masyarakat.  

“Presentasi kali ini merupakan bagian dari penelitian Care Network in Later Life bekerja sama dengan University of Southampton dan Universitas Atmajaya. Penelitian dilakukan kurang lebih dua tahun, dengan banyak penyesuaian karena keterbatasan situasi pandemi,” ujar peneliti dalam proyek sosial kesehatan itu, Ciptaningrat Larastiti dikutip dari laman ugm.ac.id.

Laras juga menjelaskan hubungan antara kelompok lansia dengan kelompok caregiver sebagai salah satu proses reproduksi sosial, yaitu serangkaian proses yang bertujuan merawat dan menjaga keberlangsungan hidup manusia. 

Sementara pengamat sosial Prof. Ben White yang mengutip Tamara Hareven. Menurut dia, kutipan itu sangat cocok yaitu kajian tentang hubungan antar generasi cenderung fokus pada masa kini, tetapi tetap dikelabui mitos masa lalu. 

"Saat melakukan penelitian, kami sering bertemu responden lansia yang bercerita tentang bagaimana mereka merawat orang tua mereka di masa lalu, jadi pasti anak dengan sangat rela mengurus orang tuanya yang sakit,” terang Ben White. 


Baca Juga: Ancaman NAFLD dan Difesiensi Vitamin D Masih Menjadi Masalah Besar Bagi Lansia

Seiring berkembangnya zaman, kelompok lansia menganggap keberadaan mereka mempersulit generasi selanjutnya (cucu). Sudut pandang seperti itu, lanjut dia, seharusnya bisa diubah. 

Dia menilai keberadaan kelompok lansia di panti jompo bukan indikasi kelalaian seorang anak dalam merawat orang tuanya. Sebaliknya sebuah usaha anak untuk memberikan pelayanan terbaik bagi orang tuanya.

Pelayanan masyarakat di bidang kesehatan kerap menjadi isu dalam perkembangan keperawatan. Isu keperawatan bukan hanya mengangkat topik tentang bagaimana memperluas cara pandang bidang keperawatan, tapi juga bagaimana setiap masyarakat merasa memiliki tanggung jawab untuk ‘merawat’ keberlangsungan generasi tua.***  

Video Lansia Terbaru:

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,merawat lansia,berita lansia,geriatri

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026