Tips Kenalkan Teknologi kepada Lansia Biar Tidak Cemas


Berita Lansia - Seiring dengan perkembangan teknologi, semua orang termasuk lanjut usia (lansia) dituntut beradaptasi dengan sistem transaksi digital. 

2022-12-29 21:01:04

Geriatri.id - Seiring dengan perkembangan teknologi, semua orang termasuk lanjut usia (lansia) dituntut beradaptasi dengan sistem transaksi digital. 

Namun banyak lansia yang masih gagap teknologi sehingga merasa cemas dan khawatir saat menggunakan teknologi.

Dilansir ScienceDaily, perasaan cemas muncul akibat ketakutan dan ketidakpercayaan diri dari lansia dalam mengoperasikan teknologi. 

Rasa takut ini yang mendorong mereka menolak inovasi teknologi, terutama yang berhubungan dengan transaksi digital.

Kecemasan itu dapat diatasi dengan memperkenalkan secara perlahan teknologi kepada lansia. Berikut tips memperkenalkan teknologi kepada lansia:

1. Menjelaskan dengan perlahan

Orang akan mengalami penurunan daya ingat seiring bertambahnya usia. Aplagi dengan hal kompleks yang berhubungan dengan teknologi.

Karena itu, menjelaskan teknologi kepada lansia bisa dilakukan secara perlahan. Memang tidak mudah, tapi dengan kesabaran dan penjelasan mudah dipahami, lansia bisa mengoperasikan teknologi.

2. Hindari kata teknis

Lansia memiliki kesulitan dalam mengingat informasi baru. Karena itu, hindari penjelasan dengan menggunakan kata-kata teknis yang sulit diingat.

Jika menemukan istilah asing sebaiknya diterjemahkan ke Bahasa Indonesia. Bila perlu, gunakan istilah baru khusus untuk lansia sehingga mempermudah mereka dalam memahami fungsi dan cara menggunakan teknologi.

Baca Juga: Ancaman NAFLD dan Difesiensi Vitamin D Masih Menjadi Masalah Besar Bagi Lansia

3. Perkenalkan dengan sistem keamanan PIN, OTP dan verifikasi wajah

Kemanan menjadi salah satu alasan lansia cemas menggunakan teknologi. Tak heran, banyak lansia menolak melakukan transaksi keuangan secara online dan lebih memilih transaksi konvensional.

Penyebabnya karena lansia tidak memiliki pemahaman tentang sistem keamanan seperti PIN, kode OTP dan verifikasi wajah yang dapat menjamin keamanan data dan transaksi digital. 

Namun jika sudah mengetahui betapa berlapisnya sistem keamanan pada teknologi digital, lansia akan memanfaatkan teknologi untuk bertransaksi.

4. Perkenalkan dengan teknologi digital yang aman dan terpercaya

Reputasi sebuah brand akan mempengaruhi orang termasuk lansia dalam menentukan pilihan. Lansia cenderung memilih brand teknologi yang sudah terkenal dengan reputasi baik.***

Ilustrasi: Transaksi online.(Pixabay)

Video Lansia Terbaru:

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,merawat lansia,berita lansia,lansia online,geriatri

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026