Rawat Lansia Terlantar, Pemkot Surabaya Siapkan Panti Werdha Baru


Berita Lansia - Bagi lansia sebatang kara dari keluarga miskin, Pemkot menyiapkan Panti Werdha baru di kawasan Sonokwijenan, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya.

2022-12-07 22:20:30

Sariagri.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen memberikan perhatian kepada para orang tua yang sudah lanjut usia (lansia). Bagi lansia sebatang kara dari keluarga miskin, Pemkot menyiapkan Panti Werdha baru di kawasan Sonokwijenan, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Anna Fajriatin mengatakan, pihaknya tengah fokus menyiapkan Panti Werdha baru di kawasan Sonokwijenan. Penambahan panti baru dilakukan karena kapasitas Griya Werdha Jambangan Surabaya sudah tidak mencukupi.

"Saat ini memang kita masih pakai tempat sementara di UPTD Kalijudan. Nanti pada tahun 2023 kita pindahkan ke Sonokwijenan," ujarnya beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan perbaikan di Panti Werdha Sonokwijenan membutuhkan effort besar. Sebab dahulu tempat itu merupakan gedung sekolah yang belum dilengkapi kamar mandi di setiap ruangan kelasnya.

"Sehingga nanti di tahun 2023 dianggarkan teman-teman Dinas Cipta Karya untuk perbaikan total di Sonokwijenan. Makanya untuk sementara waktu kita rawat sebagian lansia di UPTD Kalijudan," jelasnya.

Menurut Anna, lansia yang saat ini dirawat dan tinggal sementara di UPTD Kalijudan adalah lansia mandiri. Artinya mereka bisa makan, mandi, ibadah maupun melakukan aktivitas secara mandiri. 

"Yang mandiri kami taruh di Kalijudan dan yang di bawah mandiri maka dia tetap di Jambangan," ungkapnya.

Baca Juga: Ancaman NAFLD dan Difesiensi Vitamin D Masih Menjadi Masalah Besar Bagi Lansia

Anna menerangkan, saat ini Griya Werdha Jambangan dihuni 185 lansia. Padahal kapasitas normalnya diisi 160 tempat tidur. Karena itu, Pemkot Surabaya menambah lokasi Panti Werdha di Sonokwijenan. 
"Makanya kami harus mengembangkan itu. Karena mohon maaf, kalau ada yang harus kami rawat, ya kami rawat, karena kasihan para orang tua itu," katanya.

Pihaknya ingin membuka hati dan nurani masyarakat agar tidak serta merta menyerahkan orang tua mereka yang sudah lansia ke Panti Griya Werdha. Jika faktor ekonomi menjadi alasan, Pemkot Surabaya memastikan siap memberikan intervensi kepada anak atau keluarganya.

"Saya mengharapkan juga kepedulian anak-anak. Karena sekarang ini semakin banyak kami menerima surat (permohonan) yang sudah disertai surat pernyataan dari anak bersedia orang tuanya dirawat," terangnya.

Anna menambahkan, panti sosial Griya Werdha seharusnya dikhususkan bagi lansia miskin terlantar dan tidak memiliki keluarga. Namun, tetap saja masih ada pengajuan untuk tinggal di Griya Werdha meski lansia itu masih memiliki anak dan keluarga.

"Maka saya tidak serta merta mengambil orang tua itu. Tapi saya mendekati dahulu anak atau keluarganya. Kan kasihan, karena sebaik-baik perawatan itu ada di keluarganya," pungkasnya.***

Foto: Pemkot Surabaya berkomitmen memberikan perhatian kepada para orang tua yang sudah lansia.(Pemkot Surabaya)

Video Lansia Terkini:

lansia sehat,lansia,geriatri,lansia bahagia,lansia online,merawat lansia,berita lansia,Panti Werdha

ARTIKEL LAINNYA

Pemerintah Dorong “Care Economy” untuk Lansia

Ketika Lansia Diajak Jalan-Jalan di HLUN 2026

Industri Robot Lansia di China Kian Melaju

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026