7 Provinsi Belum Capai 70 Persen Dosis 1 Vaksinasi COVID-19 pada Lansia


Berita Lansia - Tujuh provinsi di Indonesia belum mencapai target 70 persen vaksinasi COVID-19 dosis pertama pada lansia. 

2022-11-14 21:50:44

Geriatri.id - Tujuh provinsi di Indonesia belum mencapai target 70 persen vaksinasi COVID-19 dosis pertama pada lansia. 

Ke-7 provinsi itu adalah Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Barat, Maluku, Sulawesi Tengah, Papua Barat dan Papua.

Sedangkan untuk dosis kedua pada lansia, masih terdapat 24 provinsi belum mencapai target 70 persen, dan 31 provinsi belum mencapai target 50 persen vaksinasi booster pada lansia.

Penting untuk melindungi lansia dengan membantu mereka mendapatkan vaksinasi COVID-19.

Vaksin COVID-19 dapat mengoptimalkan perlindungan lansia dan orang di sekitarnya.

Presiden luncurkan dana pandemi 

Dana pandemi atau pandemic fund telah diluncurkan secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo, pada Minggu 14 November 2022.  Dana itu digunakan untuk pencegahan, kesiapsiagaan dan respons menghadapi pandemi berikutnya.

"Dalam jangka pendek ini, pertama dunia harus mempunyai kapasitas pembiayaan untuk mencegah dan menghadapi pandemi, yang kedua membangun ekosistem kesehatan yang tersinergikan lintas negara," ujar Presiden, Minggu 13 November 2022.

Tiga tahun terakhir Indonesia menghadapi disrupsi terberat dalam seabad terakhir yaitu pandemi COVID-19. Presiden menilai dunia terbukti tidak siap menghadapi pandemi, dunia tidak mempunyai arsitektur kesehatan andal untuk mengelola pandemi.

Baca Juga: Ancaman NAFLD dan Difesiensi Vitamin D Masih Menjadi Masalah Besar Bagi Lansia

Atas dasar itu semua negara harus memastikan ketahanan komunitas internasional dalam menghadapi pandemi.

"Pandemi tidak boleh lagi memakan banyak korban jiwa dan meruntuhkan sendi-sendi perekonomian global," kata Presiden.

Dengan semangat itu, lanjut Jokowi, presidensi Indonesia di G20 terus mendorong penguatan arsitektur kesehatan global untuk mewujudkan sistem kesehatan global yang lebih andal terhadap krisis, serta lebih inklusif dan berkeadilan.

Perihal pembiayaan dibutuhkan 31,1 miliar dolar AS setiap tahunnya untuk membiayai sistem pencegahan, kesiapsiagaan dan respon terhadap pandemi di masa mendatang. Ini hasil studi yang dilakukan Bank Dunia dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) awal tahun 2022.

Untuk itu G20 telah sepakat untuk membentuk dana pandemi bagi kepentingan pencegahan, kesiapsiagaan dan respons terhadap pandemi.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada para donor dari negara-negara G20 dan non G20, serta dari lembaga-lembaga filantropi yang telah memberikan kontribusi, namun dana yang terkimpul masih belum mencukupi," kata Presiden.

"Saya mengharapkan dukungan yang lebih besar lagi untuk dana pandemi ini," tambahnya.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan pandemic fund akan memberikan pembiayaan untuk kapasitas pencegahan, kesiapsiagaan, dan respons (PPR) pandemi yang akan datang.

"Dana pandemi adalah landasan di mana kita akan membangun kembali dan memperkuat arsitektur kesehatan global. Ini merupakan kemajuan besar pertama dari prioritas jalur kesehatan G20 tahun ini," kata Menkes.

Sementara Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan banyak negara semakin bergerak menuju kehidupan normal baru dengan COVID-19. Namun jutaan kasus baru dan ribuan kematian masih dilaporkan setiap minggunya.

"Oleh karena itu penting bagi setiap negara memiliki dan pandemi untu pencegahan, kesiapsiagaan, dan respons pandemi di masa yang akan datang," pungkasnya.***

Ilustrasi - Vaksinasi kelompok lansia.(Kemenkes)

Video lansia terbaru:

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,geriatri,lansia online,merawat lansia,berita lansia,dana pandemi,vaksninasi lansia

ARTIKEL LAINNYA

Apa yang Harus Dilaksanakan Sebelum Caregiver Memulai Tugasnya

Renta Itu Apa? Ketika “Sudah Tua” Bukan Lagi Penjelasan yang Cukup

Singapura Putar Otak Wujudkan Negara Ramah Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026