Banyak Orang Tak Mengira, Menua Bisa Membuat Hidup Lebih Bahagia


Berita Lansia - Bagi kebanyakan orang, menua mungkin merupakan sesuatu yang menkutkan. Padahal, menua tidak selalu buruk dan mungkin saja justru membuat orang lebih bahagia. 

2022-11-10 21:38:59

Geriatri.id - Bagi kebanyakan orang, menua mungkin merupakan sesuatu yang menkutkan. Padahal, menua tidak selalu buruk dan mungkin saja justru membuat orang lebih bahagia. 

Sebuah studi baru menemukan otrang lanjut usia (lansia) yang optimis memiliki mood lebih positif. 

Studi itu diterbitkan di Journals of Gerontology: Psychological Sciences and Social Sciences pada Maret 2022.  
Hasil studi yang melibatkan 233 pria lansia menunjukkan optimisme dapat mengubah cara lansia dalam menafsirkan situasi stres. 

Studi sebelumnya menemukan perilaku berperan pada kesehatan dan well-being seseorang. 

Dalam sebuah studi landmark counterclockwise, psikolog Harvard University Ellen Langer, Ph.D. bersama kolega mengundang dua kelompok pria melakukan eksperimen “memutar balik waktu.” 

Satu kelompok diminta menjalani hidup dan berperilaku seperti berada pada 20 tahun sebelumnya. Mereka mematikan perangkat elektronik dan menjadi diri sendiri di tahun 1959. 

Mereka berbicara tentang politik dan buku pada masa itu, mengirim foto diri dan menulis otobiografi singkat seolah-olah itu terjadi 20 tahun lalu. 

Sementara kelompok kedua hanya diminta mengenang masa itu tanpa harus menjalanihidup dan berperilaku seperti kelompok pertama. 

Hasilnya, dua kelompok itu menunjukkan peningkatan dalam well-being, termasuk pada postur, berat tubuh, pengelihatan, fleksibilitas sendi, performa dalam tes kecerdasan dan lain-lain. 

Baca Juga: Ancaman NAFLD dan Difesiensi Vitamin D Masih Menjadi Masalah Besar Bagi Lansia

Semua itu dicapai hanya dalam waktu sepekan. Hanya saja, kelompok pertama yang hidup dan berperilaku seolah dirinya berusia lebih muda menunjukkan peningkatan yang lebih baik. 

Hasil studi menunjukkan dengan mengubah pemikiran, bahasa, dan perilaku, orang dapat melepaskan batasan kesehatan dan well-being untuk hidup sesehat mungkin di usia berapa pun. 


Selain itu perilaku berpengaruh lebih besar terhadap kesehatan dan well-being seseorang. Artinya tubuh tidak selalu menjadi faktor pembatas aktivitas meski usia bertambah. 

Sebuah studi lain menemukan orang dengan konsep diri lebih positif dapat hidup 7,5 tahun lebih lama dibanding yang memiliki pikiran kurang positif.

Dalam budaya barat, asumsi penuaan dipengaruhi sains, media dan tekanan sosial. Ini menciptakan stereotip umur yang menua lebih buruk dibanding usia lebih muda. 

Informasi akurat dan kesadaran akan kekuatan pilihan dapat membantu mengubah mindset orang tentang bertambahnya usia.*** 

Ilustrasi - Lansia bersama cucu.(Pixabay)

Video Lansia Terbaru:

lansia,geriatri,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,merawat lansia,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Industri Robot Lansia di China Kian Melaju

Memahami Hipertensi (11): Fakta Medis Rokok yang Perlu Diketahui

Layanan Home Care di Hari Lanjut Usia Nasional 2026

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026