Menentukan Olahraga Atau Aktivitas Fisik yang Tepat untuk Lansia


Berita Lansia - Memasuki lanjut usia (lansia) dianjurkan mengurangi aktivitas berat, tetapi bukan berarti berhenti beraktivitas, salah satunya olah raga. 

2022-10-28 08:47:59

Geriatri.id - Memasuki lanjut usia (lansia) dianjurkan mengurangi aktivitas berat, tetapi bukan berarti berhenti beraktivitas, salah satunya olah raga. 

Banyak manfaat yang didapat dari olah raga di masa lansia. Manfaat itu di antaranya keseimbangan tubuh lebih stabil, mencegah penyakit hingga menjaga ketajaman mental.

Namun tentu saja olah raga untuk lansia tidak sama untuk kaum muda. 

Olah raga atau aktivitas fisik untuk lansia yang sudah menginjak usia 65 tahun ke atas perlu disesuaikan dengan kemampuan dan kondisinya. 

Sebelum melakukan olah raga, sebaiknya konsultasi dulu dengan dokter. Dengan konsultasi akan mendapatkan rekomendasi olah raga yang cocok dan masih aman untuk lansia.

Baca Juga: Ancaman NAFLD dan Difesiensi Vitamin D Masih Menjadi Masalah Besar Bagi Lansia

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan kriteria aktivitas fisik untuk memenuhi kebutuhan lansia: 

- Dalam seminggu minimal 150 menit untuk latihan fisik sedang atau 17 menit untuk latihan fisik berat.

- Untuk setiap aktivitas fisik harus memastikan durasi minimal 10 menit. 

Jika lansia sudah terbiasa dengan durasi anjuran itu, bisa ditingkatkan dengan olahraga intensitas sedang selama 300 menit atau intensitas berat 150 menit sepekan. 

Sebagian besar lansia memiliki kendala dalam koordinasi tubuh, sehingga membutuhkan sesi latihan keseimbangan minimal tiga kali seminggu. Sedangkan untuk latihan otot minimal dua kali seminggu.


Ada banyak pilihan jenis olahraga atau aktivitas fisik untuk lansia sesuai dengan kebutuhan. 

Untuk intensitas sedang, misalnya jalan kaki jarak dekat, membersihkan rumah, bersepeda santai, naik tangga hingga berkebun. 

Sedangkan untuk aktivitas berat meliputi berenang, tai chi, yoga, joging, jalan cepat, menggendong anak, sampai bulu tangkis.

Pemilihan olah raga atau aktivitas fisik harus dikonsultasikan dengan dokter. Tidak perli memaksakan diri kalau olah raga yang ingin dilakukan justru akan membebani tubuh. 

Olah raga atau aktivitas fisik sebaiknya dilakukan dimulai dari hal-hal paling dasar kemudian ditingkatkan bertahap.***

Ilustrasi - Lansia jalan kaki.(Pxhere)

Video Lansia Terbaru:

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,geratri,lansia online,merawat lansia,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026