Termasuk Penyakit Jantung, Waspadai 6 Penyakit yang Umum Terjadi pada Lansia


Berita Lansia - Kesehatan fisik dan mental secara biologis akan menurun seiring dengan bertambahnya usia. Kondisi itu merupakan hasil dari akumulasi yang terjadi di masa muda. 

2022-10-11 22:24:45

Geriatri.id - Kesehatan fisik dan mental secara biologis akan menurun seiring dengan bertambahnya usia. Kondisi itu merupakan hasil dari akumulasi yang terjadi di masa muda. 

Dampak penurunan kesehatan fisik dan mental, lansia mudah terpapar penyakit dan bahkan meningkatkan risiko kematian. 

Karena itu penting bagi anggota keluarga mengetahui penyakit yang umumnya menyerang lansia dan cara mengatasinya. 

Penanganan penyakit pada lansia sedikit berbeda dengan penyakit orang yang masih muda. 

Baca Juga: Ancaman NAFLD dan Difesiensi Vitamin D Masih Menjadi Masalah Besar Bagi Lansia

Berikut penyakit pada lansia yang perlu diketahui dilansir dari American Senior Communities: 

1. Penyakit jantung 

Penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian pada lansia di atas 65 tahun. Umumnya penyebabnya hipertensi dan kolesterol tinggi. Karena itu penting untuk menjaga kesehatan sejak muda untuk mencegah hipertensi dan kolesterol. 

2. Osteoarthritis dan osteporosis 

Data The National Osteoporosis Foundation menyebutkan sebagian besar lansia di atas 50 tahun memiliki osteoarthritis. 

Sementara hampir semua lansia di atas 80 tahun memiliki osteoporosis. 

Olahraga teratur dan mengonsumsi makanan sehat bisa membantu mencegah osteoporosis. 

3. Penyakit gigi dan mulut 

Pada lansia umumnya terjadi penurunan produksi air liur atau saliva di dalam mulut. Selain itu penurunan kemampuan motorik lansia memicu menurunnya kemampuan menyikat gigi dengan baik.  

Akibatnya lansia menjadi lebih rentan terhadap masalah gigi dan mulut. Masalah gigi dan mulut itu umumnya masalah gusi dan tulang periodontal atau tulang penopang gigi. 

4. Penurunan kognitif 


Umumnya penurunan kognitif diderita pasien Alzheimer. Selain menyebabkan pikun semakin parah, penurunan kognitif juga menurunkan kemampuan berbahasa dan emosi. 

5. Gangguan keseimbangan 

Jatuh adalah penyebab utama luka pada lansia. Karena itu, penting menjaga keseimbangan tubuh dan kesehatan secara umum meski usia terus bertambah.

6. Penurunan fungsi penglihatan dan pendengaran 

Pemeriksaan pendengaran dan penglihatan secara rutin sangat penting bagi lansia. 

Masalah penglihatan pada lansia diantaranya katarak, glaukoma, dan rabun dekat. 

Sementara itu, sebanyak 43 persen lansia di atas 65 tahun mengalami penurunan fungsi pendengaran.*** 

Foto: Ilustrasi - Penyakit jantung.(Pixabay)

Video Lansia Terbaru:

lansia,geriatri,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,merawat lansia,berita lansia,penyakit lansia,penyakit jantung,jantung lansia

ARTIKEL LAINNYA

Apa yang Harus Dilaksanakan Sebelum Caregiver Memulai Tugasnya

Renta Itu Apa? Ketika “Sudah Tua” Bukan Lagi Penjelasan yang Cukup

Singapura Putar Otak Wujudkan Negara Ramah Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026