Jemput Bola, Puskesmas Ini Pantau Kesehatan Lansia Lewat Gebyar Lansia


Berita Lansia - Puskesmas Polowijen melakukan aksi jemput bola dengan turun langsung menyambangi para lanjut usia (lansia) di wilayah kerjanya. 

2022-09-12 21:14:46

Geriatri.id - Puskesmas Polowijen melakukan aksi jemput bola dengan turun langsung menyambangi para lanjut usia (lansia) di wilayah kerjanya. 

Aksi jemput bola itu dilakukan melalui kegiatan Gebyar Lansia. 

Upaya ini dilakukan karena menurunnya kunjungan lansia ke fasilitas layanan kesehatan.  

Kepala Puskesmas Polowijen, drg. Ratna Yulia Widyastuti mengatakan tujuan kegiatan itu untuk mengontrol kesehatan lansia. 

Dokter Yuli, sapaan akrabnya menjelaskan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari pada 29 Agustus 2022 - 31 Agustus 2022. 

Baca Juga: Lansia Inspiratif, Tetap Semangat Belajar Selesaikan S2 di Usia 98 Tahun

Kegiatan Gebyar Lansia dilakukan tiga kelurahan, yaitu Purwodadi, Balearjosari dan Polowijen. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat dan kolesterol.

“Setelah diperiksa, lansia akan ada Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE). Jika ada lansia yang hasilnya di luar batas normal, maka petugas Puskesmas akan merujuk ķe Puskesmas," ujarnya saat mengikuti kegiatan di Posyandu RW 1 Polowijen, beberapa waktu lalu seperti dikutip dari laman kotamalang.go.id. 

Dokter Yuli mengungkapkan selama pandemi kunjungan lansia ke Puskesmas sangat kurang. Dengan kegiatan itu diharapkan dapat menumbuhkan kembali kepercayaan lansia pascapandemi ke Puskesmas karena takut tertular COVID-19 karena ada komorbid.

“Jadi kita yang mendekat, kita turun langsung ke masyarakat. Selain itu, kita juga menyosialisasikan bahwa ada posyandu lansia yang ada setiap satu bulan sekali. Jadi kalau tidak bisa ke Puskesmas, bisa periksa atau konsultasi di sana satu bulan sekali. Karena kadang ada juga dokter yang turun di sana,” katanya.

Selain pemeriksaan kesehatan lansia, Gebyar Lansia juga dirangkaikan dengan penyuluhan kesehatan, terutama untuk pencegahan DBD.

“Karena ada temuan kasus DBD ya jadi kita berikan penyuluhan ke para tokoh masyarakat untuk bisa diteruakan ke warga. Jadi kita langsung masuk ke posyandu-posyandu untuk mengajak masyarakat untuk mencegah penularan DBD,” pungkasnya.***

Foto: Kegiatan Genyar Lansia di Kota Malang, Jawa Timur. (kotamalang.go.id)

Video Lansia:

lansia,geriatri,lansia kota malang,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,merawat lansia,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026