
Geriatri.id - Belajar bukan monopoli kelompok usia muda tetapi juga kelompok lanjut usia (lansia). Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta meluncurkan sekolah lansia di Desa Cepogo, Kecamatan Kembang.
Peluncuran sekolah itu diharapkan bisa mendorong kualitas hidup yang produktif serta dapat meningkatkan kesejahteraan lansia.
Edy berpesan kepada para lansia untuk selalu menjaga kesehatan mulai dari pola makan, tidur cukup, hingga rutin melakukan pengecekan kesehatan. Untuk menjaga kesehatan, Edy mengajak lansia melakukan vaksinasi lengkap.
Sekolah lansia di Desa Cepogo sudah berdiri sejak tahun 2010. Selain sekolah, ada pembinaan dari Bina Keluarga Lansia serta Posyandu lansia. Saat itu jumlah anggotanya 12 orang dan terus berkembang.
Baca Juga: Lansia Inspiratif, Tetap Semangat Belajar Selesaikan S2 di Usia 98 Tahun
Plt. Kepala DP3AP2KB Jepara Bambang Dwipo Suwignyo mengatakan, jumlah lansia di Cepogo lebih dari 70 orang. Hampir seluruhnya mengikuti program sekolah lansia.
Sekolah bagi lansia merupakan model pendidikan non-formal sebagai upaya pemberian informasi dan pelatihan, guna mencapai dimensi lansia yang tangguh.
“Wadah untuk mewujudkan lansia yang cerdas, sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat,” ujarnya.
Peluncuran sekolah lansia diikuti seluruh peserta kelompok BKL Senja Lestari, Kamis (1/9/2022). Acara diawali dengan suguhan pelbagai macam seni pertunjukan. Edy mengapresiasi para lansia yang mengambil bagian pada siang itu.
“Luar biasa sekali semangatnya bestie-bestie, tetap ceria dan sehat selalu,” katanya.
Selain membuka kegiatan, Penjabat Bupati Jepara juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada lansia. Dalam acara itu, Edy berkesempatan memeberikan kuliah perdana. Suasana perkuliahan terasa hidup, antusiasme peserta aktif berinteraksi.***
Sumber: Pemkab Jepara
Foto: Ilustrasi - Peralatan belajar mengajar.(Pexels)
Video Lansia:
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri