Waspada, Aktivitas Saat Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Demensia pada Lansia


Berita Lansia - Kelompok lanjut usia (lansia) berisiko mengalami demensia. Duduk dibarengi aktivitas pasif lain dalam waktu lama seperti menonton televisi bisa meningkatkan risiko demensia pada orang dengan usia di atas 60 tahun.

2022-08-26 21:19:47

Geriatri.id - Kelompok lanjut usia (lansia) berisiko mengalami demensia. Duduk dibarengi aktivitas pasif lain dalam waktu lama seperti menonton televisi bisa meningkatkan risiko demensia pada orang dengan usia di atas 60 tahun.

Berdasarkan penelitian USD dan University of Arizona, lansia yang duduk sambil menonton televisi dan aktivitas pasif lain dalam jangka waktu lama bisa meningkatkan risiko demensia. 

Risiko demensia ini seperti dilansir Medical Xpress,  lebih rendah pada lansia tetap aktif dalam posisi duduk. Aktivitas itu seperti duduk sambil membaca atau mengoperasikan komputer.Hasil penelitian ini telah dipublikasikan di Jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences. 

"Ini bukan tentang waktu yang dihabiskan untuk duduk, tetapi terkait jenis aktivitas sambil duduk dengan waktu senggang yang berdampak terhadap risiko demensia," ujar Profesor dari USC Dornsife College of Letters, Arts and Sciences, David Raichlen.

Baca Juga: Sering Diabaikan, Ini 10 Gejala Awal Penyakit Jantung pada Lansia

Raichlen yang melakukan penelitian ini mengatakan menonton TV melibatkan lebih sedikit aktivitas otot dibanding membaca atau menggunakan komputer.

"Meski hasil penelitian menunjukkan duduk diam dalam waktu lama bisa menurunkan aliran darah ke otak namun stimulasi intelektual saat menggunakan komputer bisa menghilangkan dampak negatif dari duduk," jelasnya.

Penelitian itu melibatkan lebih dari 500 ribu partisipan di Inggris, lebih dari 145 ribu diantaranya berusia di atas 60 tahun. Pertanyaan yang diajukan terkait aktivitas sambil duduk. Penelitian berlansung selama 12 tahun untuk melihat jumlah kasus demensia.

Hasil penelitian tidak berubah meski ada perubahan aktivitas fisik seseorang. Bagi mereka yang aktif secara fisik, lamanya waktu menonton televisi berdampak pada peningkatan risiko demensia. Sebaliknya, lamanya waktu menggunakan komputer berpengaruh terhadap penurunan risiko demensia.

"Hasil penelitian kami mengungkap dampak duduk selama bersantai terhadap otak ternyata tidak berhubungan dengan seberapa aktif fisik kita," kata Profesor Bidang Psikologi dari University of Arizona, Gene Alexander.

Menurut dia, lebih aktif secara mental seperti menggunakan komputer bisa menjadi kunci dalam melawan risiko demensia akibat gaya hidup kurang gerak seperti menonton televisi.***

Foto: Ilustrasi - Kelompok lanjut usia (lansia). (Pixabay)

Video Lansia: 

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,merawat lansia,berita lansia,geriatri,penyakit lansia,demensia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026