Bisa Berbahaya, Yuk Kenali Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Pencegahannya


Berita Lansia - Tekanan darah tinggi pada lansia yang tidak ditangani bisa menyebabkan stroke, penyakit jantung dan ginjal.

2022-08-24 09:56:15

Geriatri.id - Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan masalah kesehatan yang perlu diwaspadai, termasuk pada lanjut usia (lansia). Kelompok lansia sering mengeluhkan hipertensi karena salah satu penyebab yang tidak dapat dikendalikan adalah bertambahnya usia. 

Tekanan darah tinggi pada lansia yang tidak ditangani bisa menyebabkan stroke, penyakit jantung dan ginjal.

Karena itu perlu mengenali secara dini penyebab hipertensi pada lansia sekaligus bagaimana cara pencegahannya.  

Dilansir Healthline, umumnya penyebab hipertensi pada lansia berasal dari perubahan kondisi pembuluh darah, termasuk pada jantung.

Pembuluh darah arteri menjadi semakin keras dan tidak elastis Seiring dengan bertambahnya usia. 

Kondisi ini menyebabkan pembuluh darah menjadi semakin kaku sehingga kinerja jantung dalam memompa darah semakin berat. Akibatnya, tekanan darah meningkat. 

Penyebab lain hipertensi pada lansia terutama wanita adalah perubahan hormon setelah menopause.  

Penurunan kadar hormon estrogen menyebabkan pembuluh darah arteri mengeras dan tegang sehingga tekanan darah rentan mengalami peningkatan. 

Masih banyak faktor penyebab lain hipertensi pada lansia selain bertambahnya usia diantaranya faktor keturunan, penyakit ginjal, gangguan tidur apnea, pola makan tidak sehat, makanan kurang serat, tinggi lemak dan garam. 

Selain itu konsumsi alkohol berlebihan, merokok, kurang gerak dan jarang olah raga, obesitas, kurang tidur dan stres berlebihan. Kombinasi beberapa faktor itu berpotensi meningkatkan peluang lansia terkena hipertensi.  

Baca Juga: Mengenali Penyakit Kronis Pada Lansia: Hipertensi

Mencegah hipertensi pada lansia 


Faktor usia bisa menjadi penyebab hipertensi pada lansia namun bisa dilakukan upaya pencegahaannya. Caranya bisa dimulai sejak usia masih berusia muda. 

Berikut beberapa cara mencegah hipertensi pada lansia seperti dilansir Johns Hopkins Medicine: 

1. Menurunkan berat badan jika masih di atas ideal 

2. Jika berat badan sudah ideal tapi perut buncit,   kecilkan dengan cara alami dan gaya hidup sehat. 

3. Hindari minum alkohol 

4. Biasakan untuk aktif bergerak 

5. Rutin olahraga minimal 30 menit sepekan lima kali 

6. Konsumsi makanan tinggi kalsium, magnesium dan kalium tapi minim lemak jahat seperti susu dan yogurt rendah lemak, kacang panggang tanpa perasa dan tambahan garam. 

7. Hindari gorengan, keju, mentega, daging berlemak, aneka saus, makanan olahan, makanan berpengawet, makanan instan, makanan cepat saji karena tinggi garam, natrium dan lemak jahat 

8. Setop merokok dan hindari paparan asapnya

9. Kelola stres 

10. Tidur cukup dan berkualitas minimal enam jam setiap malam. 

Hipertensi tidak memiliki ciri-ciri spesifik dan seringkali mirip penyakit lain sehingga banyak orang tidak merasakan gejalanya.

Cara mengurangi risiko hipertensi pada lansia dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, termasuk mengukur tekanan darah.***(rif)

Foto: Ilustrasi - Pemeriksaan tekanan darah pada lansia.(Pexels)

Video Lansia:

lansia,geriatri,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,berita lansia,merawat lansia,penyakit lansia,lansia hipertensi,tips lansia,hipertensi

ARTIKEL LAINNYA

Kesehatan Mulai Memburuk, 44 dari 100 Lansia Mengeluh Sakit

Dukung Kenyamanan Lansia, Hotel Haji Sediakan Fasilitas Aksesibel dan Aman

Persentase Lansia di Indonesia Menanjak, Yogyakarta Tertinggi

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026