
Penulis: Husna Sabila
Geriatri.id - Seiring usia otak akan mengalami penyusutan baik dari segi volume maupun kemampuan fungsi kognitifnya.
Namun, kabar baiknya, kemungkinan risiko yang muncul akibat penurunan tersebut dapat dicegah atau diminimalisir.
Demikian antara lain yang penjelasan dr. Fasihah Irfani Fitri, MKed (Neu)., Sp.S(K)., dari Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) / RSU USU dan RSUP Haji Adam Malik, Medan, saat menjadi narasumber program Lansia Online (LOL) yang ditayangkan Geriatri TV pekan lalu.
Ia mengatakan, otak manusia memiliki kemampuan yang disebut Cognitive Reserve, yaitu kemampuan memunculkan stimulus (rangsangan) untuk memberikan kompensasi dari fungsi-fungsi kognitif otak yang hilang atau menurun.
Faktor-faktor pendukung yang dapat memunculkan stimulus tersebut di antaranya:
1. Stimulus otak dan mental
Stimulus otak dan mental dapat dilakukan dengan berbagai macam kegiatan seperti:
2. Gaya hidup aktif
Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan lansia untuk mendukung gaya hidup aktif yaitu:
3. Stimulus kehidupan sosial, yaitu dengan kegiatan-kegiatan yang menghadirkan perasaan bahwa lansia merupakan bagian dari suatu lingkungan sosial.
Hal ini dapat dilakukan dengan bergabung dengan suatu komunitas, mengobrol dan berinteraksi dengan tetangga, dan aktivitas lain yang memungkinkan lansia memiliki keterikatan sosial dengan sekitarnya.
4. Aktivitas fisik yang dapat disesuaikan dengan kemampuan mobilitas lansia.
Lebih lanjut, dr. Fasihah, yang juga Koordinator Wilayah (Korwil) Medan Yayasan Alzheimer Indonesia (ALZI) , menjelaskan hal-hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan otak, termasuk untuk mencegah terjadinya demensia-alzheimer, yaitu dengan mengendalikan faktor risiko yang bisa kita modifikasi dan ubah.
Hal ini bahkan bisa mengurangi risiko demensia hingga 40%. Faktor-faktor yang bisa kita ubah dan modifikasi yaitu
1. Fase awal kehidupan—usia muda
2. Fase pertengahan
3. Fase akhir/fase tua
Penjelasan dr. Fasihah memberikan pandangan bahwa proses menjaga kesehatan otak lansia bahkan dapat dimulai sejak usia dini dan terus berlangsung sepanjang fase kehidupan manusia.
Selain itu, upaya yang dapat dilakukan pun tidak terbatas pada hal serius yang perlu penanganan ahli, namun bisa dilakukan dari rumah oleh orang terdekat atau bahkan oleh lansia sendiri.
Saksikan tayangan lengkap Lansia Online (LOL) bertema “Otak Sehat Sepanjang Usia” pada video di bawah ini:
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri