Puasa bagi Lansia, Apa sih Manfaatnya?


Berita Lansia - Lansia termasuk ke dalam kelompok yang -- jika tidak mampu -- diberi keringanan untuk tidak melaksanakan puasa. Meski demikian, banyak lansia yang tetap memilih berpuasa dengan berbagai alasan.

2022-04-01 06:36:45

Geriatri.id - Umat muslim di seluruh dunia mulai memasuki bulan suci Ramadan. Lansia termasuk ke dalam kelompok yang—jika tidak mampu—akan diberi keringanan untuk tidak melaksanakan puasa.

Meski demikian, banyak lansia yang tetap memilih berpuasa dengan berbagai alasan, mulai dari merasa masih mampu, sudah terbiasa sejak dulu, sampai alasan kesehatan dan tentu saja religiusitas.

Sebenarnya apa saja manfaat yang dapat diperoleh lansia dari berpuasa? 

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Ika Fidianingsih dari Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, berpuasa dapat menurunkan depresi pada kelompok pralansia maupun lansia. Kecemasan pada pralansia dan lansia menurun sebesar 4,37% setelah mereka berpuasa selama satu bulan. Hal ini dikarenakan pada saat berpuasa, kadar hormon noradrenalin akan turun, dan efek dari saraf simpatik—yang berperan dalam respon ‘siap melawan’ seperti detak jantung yang cepat, napas yang meningkat lajunya, meningkatkan kewaspadaan dan lain sebagainya—akan berkurang sebagai respon dari penghematan energi.

Berpuasa juga menurunkan risiko gangguan tidur, memudahkan seseorang untuk tidur dan memberikan rasa kantuk pada tubuh. Adapun dari sisi kejiwaan, berpuasa menghadirkan rasa tenang, menurunkan kecemasan, dan depresi. Sebagai hasilnya, tubuh akan menjadi lebih rileks dan terhindar dari stres yang tidak diinginkan. 

Selain itu, puasa juga terbukti dapat meningkatkan kualitas hidup lansia. Tayebeh Mirzaei dari Geriatric Care Research Center, Rafsanjani University of Medical Science Iran menjelaskan dalam penelitiannya bahwa lansia yang melakukan puasa cenderung mengalami peningkatan kualitas hidup dibandingkan yang tidak. Peningkatan kualitas hidup itu disebabkan puasa yang bersumber dari keyakinan keagamaan, dan itu akan mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan hidup mereka.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa dalam melaksanakan puasa Ramadan, banyak hal yang harus dipertimbangkan dan disiapkan lansia. Oleh karena itu, sebelum melakukan puasa Ramadan, lansia dapat mengonsultasikan kondisi dan kesehatannya kepada dokter.(Husna Sabila)***

Untuk mengetahui manfaat puasa secara lebih luas dan lengkap, ikuti pembahasannya dalam Lansia Online (LOL) “Puasa Menyehatkan Lansia” Bersama Dr. Ahmad Gimmy Prathama Siswadi, M.Si. pada Sabtu (2/4/2022) Pukul 10.00 WIB di Youtube Geriatri TV:

 

lansia sehat, lansia bahagia, geriatri, lansia online, puasa,puasa lansia,lansia,merawat lansia,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Asia Menua Cepat, Alarm bagi Krisis Tenaga Kerja dan Kesehatan Lansia

Cegah Ompong? Gampang Kok Asal Rajin

Pengalaman Saya di Tanah Suci

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026