Jurnalis Perang Ini Bantu Pengungsi Lansia Saat Laporan Langsung


Berita Lansia - Perang selalu melahirkan kepiluan khususnya di kalangan sipil, apalagi anak-anak, perempuan, dan orang tua. Itu pula yang terjadi di Ukraina, yang sedang digempur Rusia.

2022-03-06 12:13:02

Geriatri.id - Perang selalu melahirkan kepiluan khususnya di kalangan sipil, apalagi anak-anak, perempuan, dan orang tua. Itu pula yang terjadi di Ukraina, yang sedang digempur Rusia.

Kepala koresponden internasional CNN, Clarissa Ward, dalam laporannya di dekat kota Kiev hari Sabtu (5/3/2022) kemarin memperlihatkan proses evakuasi warga di sebuah jembatan, yang sengaja dihancurkan oleh tentara Ukraina guna mencegah pasukan Rusia masuk lebih dalam ke pusat kota.

"Orang-orang ini telah dibombardir selama tujuh hari berturut-turut dan baru saja meninggalkan rumah mereka, dan mereka pergi dengan enggan. Dan mereka meninggalkan rumah-rumah mereka dengan pengetahuan bahwa mereka mungkin tidak dapat kembali ke sana. Dan Anda dapat melihat banyak dari orang-orang ini berusia lanjut,” kata Ward, di menit ketujuh dari video yang diunggah akun youtube CNN.

Pada momen itulah seorang kakek-kakek tampak “terhuyung-huyung”, dan sang jurnalis berhasil menahan dia agar tidak kehilangan keseimbangan. Ward kemudian mengarahkan si kakek dalam bahasa lokal, yang diikuti oleh seorang wanita tua berjaket merah marun.

Berita Lansia:

LANSIA ONLINE, Kelas Kesehatan dari Rumah

Bila Lansia Sakit, Begini Cara Tepat Merawatnya

3 Kunci Sukses Agar Lansia Sehat, Apa Saja?

Menjadi Lansia Sehat dan Bahagia Tanpa Kerentaan

Ia lalu melanjutkan laporannya dengan mengatakan: “Orang-orang sangat kelelahan. Mereka hampir tidak bisa berjalan. Mereka harus memanjat logam bengkok semacam ini… Banyak dari mereka, seperti yang Anda lihat, sudah tua, mereka tampak sangat tertekan. Ini pemandangan yang mengerikan dan mengerikan. Dan orang-orang ini adalah orang-orang yang beruntung.”

Saat itulah Ward menghentikan lagi laporannya untuk membantu seorang wanita membawa tasnya beberapa meter ke depan – sembari mengucapkan kalimat-kalimat yang menenangkan dan mengusap-usap punggungnya.

“Jadi orang-orang jelas sangat terpengaruh oleh situasi ini. Mereka ketakutan. Mereka kelelahan. Mereka berada di tepian. Mereka punya hewan peliharaan mereka. Mereka telah mengambil apa pun yang mereka bisa,” ucap Ward melanjutkan laporannya.

Ukraina sudah 10 hari dalam status diserang Rusia di negerinya sendiri. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyatakan, hingga saat ini perang telah menewaskan sedikitnya 351 penduduk sipil – walaupun angka sesungguhnya bisa “lebih besar” lagi.

Ukraina memiliki luas wilayah 603.548 kilometer persegi. Dari total 44 juta penduduknya, 7 juta lebih di antaranya adalah warga lansia atau yang berusia 65 tahun ke atas.***(a2s)

Video selengkapnya

 

perang ukraina rusia,korban perang, lansia korban perang,lansia,geriatri,lansia sehat,lansia bahagia,merawat lansia,berita lansia,lansia online

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026