Menjalin Komunikasi yang Nyaman untuk Lansia


Komunikasi dengan lansia berbeda dengan kelompok usia lainnya. Agar komunikasi itu tetap berjalan dengan baik, diperlukan cara yang tepat pula dari pihak yang lebih muda.

2022-02-08 21:19:43

* Oleh Husna Sabila

Geriatri.id - Komunikasi dengan lansia berbeda dengan kelompok usia lainnya. Agar komunikasi itu tetap berjalan dengan baik, diperlukan cara yang tepat pula dari pihak yang lebih muda.

Secara alami, proses penuaan akan membuat seseorang mengalami penurunan kemampuan dalam banyak hal termasuk dalam berkomunikasi, yang disebabkan adanya gangguan-gangguan pada kemampuan fisiologisnya.

Dalam proses komunikasi terjadi pemilahan informasi. Dan pada orang-orang yang sudah berusia lanjut, pemilahan itu lebih  

Menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Washington dan Ohio University, Amerika Serikat, pada lebih dari 12 ribu penerima asuransi medicare yang berumur di atas 65 tahun, ditemukan sejumlah faktor yang menyebabkan hambatan berkomunikasi pada lansia. Sebanyak 42% di antaranya memiliki masalah pendengaran, 26% terkendala menulis, dan 7% dari mereka menghadapi gangguan dan keterbatasan dalam menggunakan telepon.

Meskipun memiliki beberapa kondisi yang mungkin menghambat komunikasi, jalannya proses komunikasi ini sangatlah penting bagi lansia. Lansia perlu didengar dan dipahami dengan baik sehingga mereka bisa memberitahukan kebutuhan mereka dengan benar, mengutarakan keinginan-keinginannya, serta menghindarkan mereka dari depresi dan perasaan kesepian.

Dilansir dari situs American Academy of Health Physician, hal-hal berikut ini disarankan sebagai acuan untuk melakukan komunikasi yang baik dan benar dengan lansia:

1. Alokasikan lebih banyak waktu saat berkomunikasi dengan lansia.

2. Duduk berhadapan, lakukan kontak mata, dan hindari hal-hal yang bisa mengalihkan perhatian saat berkomunikasi.

3. Dengarkan dengan seksama.

4. Lakukan komunikasi dengan kalimat yang singkat dan jelas.

5. Menyederhanakan kalimat yang digunakan dan menuliskan kembali, atau ilustrasikan jika diperlukan.

6. Ulangi kembali hal-hal penting yang perlu ditekankan dalam komunikasi.

7. Berikan waktu bagi lansia untuk mencerna informasi dan mengajukan pertanyaan terkait info yang diberikan.

Baca juga:

Menuju Usia Senja Penuh Bahagia

Tips Mengusir Kesepian pada Lansia

Lebih lanjut, penelitian tersebut merekomendasikan beberapa tips tambahan yang bisa digunakan untuk berkomunikasi dengan lansia, antara lain:

  • Sebisa mungkin ketahui terlebih dahulu kekuatan dan kelemahan komunikasi lansia yang akan diajak berkomunikasi.Jika dibutuhkan, pastikan ketersediaan alat bantu komunikasi.
  • Tidak menggunakan istilah yang rumit, gunakan istilah sesederhana mungkin.
  • Batasi jumlah informasi yang diberikan kepada lansia, agar informasi yang diberikan dapat diterima dengan baik.
  • Gunakan alternatif verbal, bisa dengan gambar atau tulisan agar komunikasi lebih mudah diterima dan dipahami.
  • Konfirmasi pemahaman informasi yang diterima lansia dengan meminta mereka menjelaskan Kembali 

 

Foto - Ilustrasi: (bestcare)

 

 

geriatri, lansia, lansia sehat, lansia bahagia, merawat lansia

ARTIKEL LAINNYA

Asia Menua Cepat, Alarm bagi Krisis Tenaga Kerja dan Kesehatan Lansia

Cegah Ompong? Gampang Kok Asal Rajin

Pengalaman Saya di Tanah Suci

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026