.jpg)
Geriatri.id - Salah satu cara menjaga kesehatan tubuh adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat seperti menjaga pola makan dan berolahraga secara teratur.
Seiring dengan bertambahnya usia, kinerja kinerja organ tubuh juga semakin berkurang. Namun, penuaan tidak harus dikhawatirkan, selama mampu menerapkan gaya hidup sehat.
Berikut beberapa kebiasaan yang bisa dilakukan agar kesehatan tubuh tetap terjaga saat lanjut usia (lansia):
1. Berpikir positif tentang penuaan
Persepsi positif atau negatif tentang penuaan dapat memengaruhi kesehatan seseorang. Studi yang yang diterbitkan dalam The Journal of American Medical Association nenyebutkan lansia yang menjadikan momen masa tua untuk menjadi lebih bijaksana memiliki peluang lebih besar pulih dari sakit (40 persen).
2. Mengonsumsi makanan bernutrisi
Physician Director of Healthcare Transformation di Kaiser Permanente Primary Care, Jeffrey Benabio menyebut peran penting nutrisi dalam proses penuaan.
Penelitian terbaru menunjukkan diet paling sehat adalah diet rendah glikemik seperti buah-buahan dan sayuran segar, biji-bijian, dan protein tanpa lemak.
Menurut Harvard Medical School, diet Mediterania bisa membantu lansia menangkal serangan jantung, stroke, dan kematian dini. Diet Mediterania mengutamakan nutrisi dari makanan nabati, kacang-kacangan, lemak sehat, biji-bijian, dan makanan laut.
3. Tidak makan berlebihan
Diet seimbang dan pola makan sehat akan menjaga kesehatan lansia. Hindari makan berlebihan (overeating) karena dapat meningkatkan penyakit kardiovaskular dan diabetes tipe dua.
4. Olahraga teratur
Ahli fisiologi olahraga dan instruktur di National Academy of Sports Medicine Fabio Comana mengatakan umumnya sebagian besar wanita akan kehilangan 23 persen masa otot berusia 30-70 tahun. Namun massa otot dapat ditingkatkan dengan melatih ketahanan (resistance workout) dengan olahraga.
Hasil enelitian yang dimuat di jurnal Frontiers in Aging Neuroscience menyebutkan, olahraga secara rutin akan mengurangi kehilangan memori (memory loss) saat lansia. Comana mengatakan olahraga secara rutin bisa menurunkan risiko demensia 25 persen.
5. Aktif bergerak dan bersosialisasi
Sebuah studi menunjukkan individu dengan ikatan sosial kuat (bersosialisasi) berpeluang hidup lebih lama dengan persentase 50 persen dibanding mereka yang kurang bersosialisasi. Studi itu dimuat dalam jurnal Plos Medicine. Karena itu penting untuk tetap terhubung dengan orang di sekitar di masa tua.
6. Cukup tidur
Kurang tidur dapat berdampak buruk bagi lansia seperti memicu risiko obesitas, alzheimer, penyakit jantung, diabetes dan depresi.
Physician Director of Healthcare Transformation di Kaiser Permanente Primary Care, Jeffrey Benabio menjelaskan tubuh melepaskan hormon pertumbuhan yang membantu memulihkan kolagen dan elastin untuk membuat kulit terlihat muda dan sehat.
Kurang tidur, lanjut dia, akan memengaruhi struktur dan fungsi otak serta mempercepat proses penuaan.(asp)***
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri