Kegiatan Ini Bisa Kurangi Risiko Depresi pada Lansia


Berita Lansia - Kegiatan seperti menonton film di bioskop, mengunjungi museum atau menyaksikan tayangan olahraga ternyata bisa membantu menjaga kesehatan mental lanjut usia (lansia).

2021-12-08 14:10:03

Geriatri.id - Banyak cara yang dapat dilakukan orang untuk menjaga kesehatan mental. Kegiatan seperti menonton film langsung di bioskop, mengunjungi museum atau menyaksikan tayangan olahraga ternyata bisa membantu menjaga kesehatan mental lanjut usia (lansia).

Studi yang diterbitkan di British Journal of Psychiatry menyebut aktivitas berkala berkaitan dengan seni budaya bisa membantu menjauhkan dari risiko depresi di masa tua. Sebanyak 2.000 orang dewasa menjadi sampel dalam penelitian The English Longitudinal Study of Ageing (ELSA). Mereka yang menjadi sampel berusia di atas 50 tahun 

Hasil penelitian itu menunjukkan mereka yang rutin satu kali dalam sebulan mengunjungi pameran, menonton film di bioskop dan atau teater 48 persen jauh dari depresi. Sementara risiko mereka yang melakukannya satu kali dalam beberapa bulan adalah 32 persen.

ELSA mengumpulkan data kesehatan, sosial dan mental kalangan lansia di Inggris selqama 10 tahun. Data itu mencatat seberapa sering orang menonton opera, film, galeri seni, museum, dan sejenisnya. Data itu juga mengungkap mereka yang didiagnosis mengalami depresi.

Para peneliti menemukan aktivitas olahraga juga berperan signifikan dalam menentukan kesehatan mental seseorang. Temuan itu ketika para peneliti memasukkan data pendukung seperti usia, jenis kelamin dan kebiasaan olah raga.

Ketua tim peneliti dari University College London, Daisy Fancourt mengatakan sebagian besar orang sudah mengetahui manfaat makan tiga kali sehari dan olah raga bagi kesehatan fisik dan mental. 

"Tetapi, hanya sedikit yang menyadari kegiatan seni juga punya manfaat sama," ujar Fancourt dikutip dari Independent.

Menurut dia, manfaat kegiatan seni berasal dari stimulasi mental, interaksi sosial, dan kreativitas yang dihasilkan. 

Kepala Bidang Studi Lansia di Royal College of Psychiatrist, Amanda Thompsell tidak sepenuhnya sependapat dengan hasil penelitian Fancourt dan timnya. Dia menilai studi itu hanya sebatas melibatkan diri dalam kegiatan seni dan tidak cukup untuk mencegah depresi. Menurut dia dibutuhkan pendekatan berbasis terapi dialog dan pengobatan ketika mereka mengalami depresi berat. 

Namun dia menambahkan pihak universitas menyambut baik hasil studi itu dan mendorong penelitian lebih lanjut di ranah kesehatan mental lansia.(asp)***

Foto: Ilustrasi - Museum mebel.(Pixnio)

berita lansia,merawat lansia,lansoa online,lansia indonesia,geriatri,lansia ,lansia sehat,lansia bahagia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026