Studi Ungkap Lansia Rentan Terhadap Varian Covid-19


Berita Lansia - Kelompok lanjut usia atau lansia mungkin lebih rentan terhadap varian COVID-19, bahkan setelah vaksinasi.

2021-08-01 11:20:26

Geriatri.id - Sebuah studi terbaru yang dilaksanakan peneliti dari Oregon Health & Science University (OHSU) mengungkapkan, para lanjut usia (lansia) mungkin lebih rentan terhadap varian COVID-19, bahkan setelah vaksinasi.

Tim peneliti mengamati respons imun dari 50 orang yang berusia antara 21 hingga 82 tahun, dua minggu setelah dosis kedua vaksin Pfizer. Hasilnya menunjukkan adanya tingkat antibodi sekitar tujuh kali lebih tinggi pada mereka yang berusia 20-an, dibandingkan dengan orang berusia 70 tahun ke atas.

Profesor Kedokteran OHSU Marcel Curlin mengatakan data menunjukkan penurunan antibodi yang stabil terjadi seiring bertambahnya usia. Mengingat itu, Curlin mengatakan populasi lansia bisa lebih rentan terhadap varian COVID-19.

"Ada bagian lain dari sistem kekebalan yang melindungi kita dari penyakit serius dan kita tahu itu berlaku untuk semua penyakit virus. Jadi kita menggunakan antibodi untuk penanda yang nyaman untuk seberapa baik sistem kekebalan secara keseluruhan, tetapi tidak menangkap gambaran lengkapnya," kata Curlin .

Pakar virus di Universitas Negeri Portland mengatakan lansia harus tetap berhati-hati, bahkan jika telah divaksinasi dan tanpa gejala.

"Salah satu hal yang jelas dalam beberapa hari terakhir, menjadi jauh lebih jelas, adalah bahwa orang yang divaksinasi masih dapat membawa dan menularkan virus," kata profesor biologi Ken Stedman.

"Saya pikir booster akan datang, pasti. Salah satu cara untuk memikirkan hal ini adalah seperti influenza. Kami mendapat suntikan influenza setiap tahun karena jenisnya berubah," katanya.

Profesor itu mengatakan vaksin sangat berguna untuk mencegah kasus rawat inap dan kematian pada kebanyakan orang di segala usia.


"Kami tahu bahwa orang-orang, ketika mereka divaksinasi, mereka benar-benar terlindungi dari penyakit parah. Jadi terlepas dari jumlah absolut yang kami lihat dalam penelitian kecil ini, kami tahu bahwa vaksin bekerja," kata Curlin.

Curlin mengatakan mungkin ada rekomendasi untuk suntikan booster yang keluar dalam beberapa minggu, meskipun perlunya langkah itu masih dalam perdebatan.

Geriatri.id
foto: ilustrasi virus corona sars-cov-2 (pixabay)

lansia,lansia sehat,merawat lansia,geriatri,covid-19,lansia bahagia,lansia online,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026