Teknologi Mambuat Lansia Semakin Kesepian di Masa Pandemi


Berita Lansia - Teknologi dinilai justru membuat para lanjut usia atau lansia semakin merasa kesepian.

2021-07-27 20:03:02

Geriatri.id - Sebuah studi yang dipimpin oleh para peneliti dari Universitas Lancaster Inggris, mengungkapkan, teknologi justru membuat para lanjut usia (lansia) semakin merasa kesepian. Studi tersebut menemukan, banyak lansia mengalami peningkatan kesepian dan gangguan kesehatan mental jangka panjang sebagai akibat dari peralihan ke sosialisasi online daripada mereka yang menghabiskan pandemi sendirian.

"Kami terkejut dengan temuan bahwa lansia yang hanya melakukan kontak virtual selama masa pembatasan sosial, mengalami kesepian yang lebih besar dan dampak kesehatan mental yang negatif daripada orang tua yang tidak melakukan kontak dengan orang lain sama sekali," kata Dr Yang Hu dari Universitas Lancaster, seperti dilaporkan The Guardian.

"Kami mengharapkan kontak virtual lebih baik daripada isolasi total, tetapi tampaknya itu tidak terjadi pada orang tua," tambahnya.

Berita Lansia:

LANSIA ONLINE, Kelas Kesehatan dari Rumah

Bila Lansia Sakit, Begini Cara Tepat Merawatnya

3 Kunci Sukses Agar Lansia Sehat, Apa Saja?

Menjadi Lansia Sehat dan Bahagia Tanpa Kerentaan

Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Sociology ini diungkapkan, alasan terjadinya persoalan tersebut adalah, orang tua yang tidak terbiasa dengan teknologi merasa stres untuk mempelajari cara menggunakannya. 

Bahkan mereka yang akrab dengan teknologi pun sering mendapati penggunaan media secara ekstensif selama masa pembatasan sosial begitu membuat stres sehingga lebih merusak kesehatan mental mereka daripada sekadar mengatasi isolasi dan kesepian.

"Paparan yang luas terhadap alat komunikasi digital juga dapat menyebabkan burnout (kondisi stres berat). Hasilnya sangat konsisten," kata Yang.

Tim mengumpulkan data dari 5.148 orang berusia 60 atau lebih di Inggris dan 1.391 di AS, baik sebelum dan selama pandemi.

"Bukan hanya kesepian yang diperburuk oleh kontak virtual, tetapi kesehatan mental secara umum: orang-orang ini lebih tertekan, lebih terisolasi dan merasa lebih tidak bahagia sebagai akibat langsung dari penggunaan kontak virtual," jelas Yang.

Yang mengatakan lebih banyak penekanan perlu ditempatkan pada cara-cara aman untuk melakukan kontak tatap muka dalam keadaan darurat di masa depan. Harus ada juga, menjadi dorongan untuk meningkatkan kapasitas digital dari kelompok usia yang lebih tua.***

Geriatri.id

Foto: lansia kesepian (pixabay)\

Video Lansia:

 

lansia,lansia sehat,merawat lansia,geriatri,kesehatan mental lansia,pandemi covid 19,kesepian,lansia bahagia,lansia online,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Sekolah Lansia: Cara Baru Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental di Usia Senja

Mobil-Mobil ini Mungkin Cocok untuk Lansia

Cara Penggunaan Tongkat agar Tetap Seimbang

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026