Kembali
×
Lansia Tetap Melanjutkan Hidup di Masa Pandemi
03 Juni 2021 06:51 WIB

Geriatri.id - Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung lebih dari 1 tahun membuat orang mulai merasa bosan tinggal di rumah. Apalagi bagi lansia, yang masuk kategori rentan terpapar Covid-19, berada di rumah adalah keharusan. Tentu saja pembatasan gerak ini bisa menimbulkan rasa bosan dan memunculkan masalah kesehatan fisik maupun mental.

Bincang Podcast Stay at Home Lansia & Stay Connected, Rabu 02/06/2021, menghadirkan Brigjen TNI Purn. Drs. Irwan Amrun M.Psi (Kepala Sub Bid Mitigasi  Perubahan Perilaku Satgas Covid-19) dan Ibu Sri Suwartinah, seorang lansia, sebagai narasumber. Dalam kesempatan itu, baik Irwan maupun Ibu Sri berbagi pengalamannya di masa pandemi Covid-19 ini.

Menurut Irwan dampak langsung dari Covid-19 ini adalah terkait terbatasnya ruang gerak bagi lansia. Kehdupan lansia ini berbeda-beda dari segi finansial sehingga memengaruhi tempat tinggal si lansia tersebut. “Tinggal sama siapa aja di rumah, sendiri atau rama-rame,” ujarnya. 

Sementara untuk jangka panjang, banyaknya contoh keluarga atau teman yang meninggal karena Covid-19 bisa masuk ke pemikiran mereka. Keterbatasan bertemu anggota keluarga juga terjadi pada saat lebaran kemarin, dimana biasanya ada silaturahmi namun ada larangan. “Penanganannya bisa melalui zoom. Lansia sebaiknya mengenal teknologi,” kata Irwan.

Selain itu, Irwan juga meminta kepada anggota keluarga pendamping lansia untuk tidak lalai terhadap prokes. Ia menyebutkan di Indonesia ada sekitar 17% orang tidak percaya adanya Covid-19. Ketidakpercayaan ini terjadi karena macam-macam hoax yang dikembangkan.

Lalu bagaimana meminta kepada mereka yang muda untuk lebih patuh pada prokes demi melindungi orang tua? Irwan menyebutkan caranya melalui sentuhan kepada keyakinan dan nilai yang ada dalam dirinya. “Jika anak muda berkata saya tidak takut mati? Mau gak kalau orangtua yang mati? Biasanya akan mengguggah,” paparnya. 

Lebih jauh Irwan menjelaskan, aturan-aturan prokes yang ada saat ini baiknya harus tetap dielaborasi agar tidak sekedar prokes. Contohnya, penggunaan masker dan  cuci tangan yang benar, kembali diingatkan. Di sinilah pentingnya peran keluarga, terutama anak-anak dari lansia tersebut. 

Hal senada disampaikan oleh Ibu Sri yang menceritakan bagaimana anak-anaknya sudah berpesan kepadanya untuk tetap patuh prokes. Mereka juga menyiapkan semua keperluan disinfektasi seperti hand sanitizer bagi ia dan suami. “Anak-anak sudah pesan, usahakan tidak kena, karena sudah lansia. Kalau kena bisa meninggal, jadi dengan adanya pesan itu, mengingat dan berhati-hati,” ujarnya.

Meski gerak dibatasi, namun tidak lantas membuat Ibu Sri mengurung diri dalam rumah. Ia tetap melakukan kegiatan olahraga seperti jalan kaki, yoga ataupun berenang. Selain itu, berusaha untuk mendekatkan diri pada Allah SWT. Tetap melakukan komunikasi walaupun secara virtual dan tidak bisa bersentuhan langsung.

Menurut Sri, masih ada solusinya untuk lansia bisa mengekspresikan diri di masa pandemi ini. Tetap menjalani hobbi, tidak kehilangan silaturahmi, dan bahagia. Banyak contoh orang yang terlalu memikirkan corona, akhirnya menjadi stress dan tidak mau keluar rumah. “Dengan prokes, mentaati, biar hidupnya bahagia. Kalau bahagia bisa membuat kekebalan tubuh makin kuat,” paparnya.

Ia sendiri sudah melakukan vaksinasi Covid-19 sampai dengan dosis kedua. Meski demikian, tidak ada perubahan besar yang terjadi dalam dirinya. “Tidak lantas berani dan abai prokes. Tetap berhati-hati,” katanya. 

Sri Suwartinah bergabung dengan grup Whatsapp Lansia Online yang digagas Geriatri.id. Grup ini berisi lansia, keluarga, dan perawat dari seluruh Indonesia. Peserta membincangkan berbagai hal, saling menyapa hingga membahas tema lansia bersama narasumber. 

Brigjen TNI Purn. Drs. Irwan Amrun M.Psi pun pernah menjadi narasumber dalam acara Lansia Online. Oma opa juga bisa bergabung dengan WA Grup Geriatri https://s.id/WAGeriatri. (Dewi Retno untuk Geriatri.id | Foto Pixabay)

 

Artikel Lainnya
Artikel
02 Februari 2026 10:09 WIB
Artikel
02 Februari 2026 07:10 WIB
Artikel
31 Januari 2026 08:23 WIB
Tags
Lansia
Lansia Online
Covid-19
Irwan Amrun
Sri Suwartinah
Geriatri
lansia sehat
lansia bahagia
merawat lansia
berita lansia