FKUI Buka Layanan Periksa Mandiri Corona COVID-19


Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia  (FKUI) melalui Unit Kerja Khusus (UKK) Laboratorium Mikrobiologi Klinik (LMK) membuka layanan pemeriksaan virus corona COVID-19.

2020-03-20 08:28:08

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia  (FKUI) melalui Unit Kerja Khusus (UKK) Laboratorium Mikrobiologi Klinik (LMK) membuka layanan pemeriksaan virus corona COVID-19.

Dekan FKUI Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP menjelaskan, untuk mendaftarkan diri ke pemeriksaan mandiri LMK FKUI, seseorang harus memeroleh surat pengantar dari dokter,  seperti pemeriksaan kesehatan pada umumnya di laboratorium.

Individu yang akan melakukan pemeriksaan ini tidak datang langsung, namun harus menghubungi narahubung di nomor 081384300467, mengirimkan nama lengkap dan foto surat pengantar dokter.

Menurut Prof. Ari, tak sedikit orang yang merasa khawatir dan ingin memeriksakan diri. Namun harus membawa surat pengantar dokter yang memeriksanya. Pemeriksaan mandiri ini bukan untuk pasien yang telah ditetapkan sebagai orang dalam pemantauan (ODP) atau pasien dalam pengawasan (PDP).  

Jadi, pemeriksaan mandiri ini ditujukan bukan untuk pasien suspect COVID-19. Pemeriksaan ini juga dikenakan biaya. Pengecekan bagi orang mandiri ini membutuhkan waktu tunggu. Sampai saat ini waktu tunggunya sudah sampai tanggal 7 April 2020.

Prof. Ari menjelaskan, selain untuk pemeriksaan mandiri, LMK FKUI juga menyediakan paket bagi rumah sakit yang telah bekerja sama untuk pengecekan secara gratis. Hal tersebut sesuai dengan arahan pemerintah yang telah menunjuk LMK FK UI sebagai salah satu jejaring laboratorium pemeriksa spesimen suspect corona COVID-19.

Virus corona tipe baru ini bisa menyerang siapa saja. Prof. Ari mengajak semua pihak untuk berperang melawan virus corona COVID-19 ini. Seluruh lapisan masyarakat harus menyadari bahwa penanggulangan pandemi global ini harus dilakukan secara gotong royong. Beberapa upaya yang perlu dilakukan di antaranya pembatasan jarak sosial, belajar dari rumah, bekerja di rumah, dan beribadah di rumah.

Prof Ari juga menyatakan, UI siap memeriksa 100 sample setiap hari. Secara fasilitas, UI memiliki kapasitas untuk mengerjakan pemeriksaan virus.  Badan Kesehatan Duni (WHO) juga menunjuk FKUI sebagai Labiratorium Regional untuk Influenza.  FKUI bersiap diri untuk melakukan riset-riset. (hil)

Ilustrasi: freepik.com

fkui,corona,virus,viruscorona,coronacovid19,covid19

ARTIKEL LAINNYA

Advance Care Planning, Langkah Bijak Menyusun Perawatan di Masa Depan

Saatnya Keluarga di Indonesia Jalan-Jalan dengan Tarif Rp 1 dan Wisata Gratis

HUT DKI Jakarta: Lebih dari Sekadar Perayaan, Menuju Kota Ramah Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026