Pencegahan Heatstroke pada Lansia


Kondisi medis darurat yang ditandai dengan peningkatan suhu tubuh hingga ≥ 40°C dan ketidakmampuan tubuh untuk mendinginkan diri secara efektif. Kondisi ini dapat berakibat fatal apabila tidak ditangani dengan cepat.

2025-09-26T08:31

Heatstroke adalah kondisi medis darurat yang ditandai dengan peningkatan suhu tubuh hingga ≥ 40°C dan ketidakmampuan tubuh untuk mendinginkan diri secara efektif. Kondisi ini dapat berakibat fatal apabila tidak ditangani dengan cepat. Faktor Kerentanan Lansia terhadap Heatstroke

  • Penurunan kemampuan berkeringat.

  • Penurunan sensasi haus, yang berpotensi menyebabkan dehidrasi.

  • Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti diuretik, obat jantung, atau antihipertensi.

  • Gangguan regulasi suhu tubuh akibat kondisi medis seperti demensia atau stroke.

Manifestasi Klinis Heatstroke pada Lansia

Ringan (Kelelahan Akibat Panas)

Berat (Heatstroke)

Rasa haus terus-menerus

Kebingungan, disorientasi

Kelemahan, mual

Kulit panas, kering (anhidrosis)

Pusing, kulit kemerahan

Pingsan, kejang

Keringat dingin

Takipnea, takikardia

Langkah-Langkah Pencegahan Heatstroke1. Pakaian

  • Kenakan pakaian longgar dan berwarna terang.

  • Hindari bahan tebal dan berwarna gelap.

  • Gunakan topi atau payung.

2. Hidrasi

  • Konsumsi air putih setiap 1–2 jam, meskipun tidak merasa haus.

  • Hindari minuman manis, berkafein, atau tinggi natrium.

  • Apabila diperlukan: oralit ringan atau air kelapa.

3. Tempat Berteduh

  • Hindari aktivitas di luar ruangan antara pukul 10.00–16.00.

  • Gunakan kipas angin, penyejuk ruangan (AC), atau semprotan air ke wajah.

  • Berada di area dengan ventilasi yang baik.

4. Pemantauan Suhu Tubuh dan Lingkungan

  • Ukur suhu tubuh harian pada lansia yang rentan.

  • Pastikan suhu ruangan tidak melebihi 30°C.

Tindakan Penanganan Awal Apabila Terjadi Gejala Heatstroke

  1. Pindahkan individu ke tempat sejuk dan lepaskan pakaian yang berlebihan.

  2. Basahi tubuh dengan handuk dingin.

  3. Berikan air minum jika individu masih sadar.

  4. Apabila terjadi pingsan atau kejang: segera panggil ambulans.

Saran Tambahan (Khususnya Saat Ibadah Haji atau Berada di Luar Ruangan)

  • Bawa semprotan air wajah.

  • Gunakan handuk pendingin (cooling towel) atau tisu basah.

  • Jangan biarkan lansia sendirian saat beraktivitas di luar.

Konsultasikan ke dokter dan ahli medis terkait saran profesional atau bawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Konten ini edukasi semata. 

Geriatri,Lansia Indonesia,Geriatri Sehat,Menua Bahagia,Serangan Panas

ARTIKEL LAINNYA

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

'Apakah Boleh Kita Meminta dan Memilih Pulang?'

Mata Juga Perlu Dicek Secara Rutin

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026