Gula Aren Lebih Sehat Dibanding Gula Pasir, Mitos Atau Fakta?   


Berita Lansia - Gula aren dianggap lebih sehat dibandingkan gula pasir. Gula jenis menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan, namun benarkah lebih sehat dibandingkan gula pasir?

2024-12-28 23:14:06

Geriatri.id - Gula aren dianggap lebih sehat dibandingkan gula pasir. Gula jenis menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan, namun benarkah lebih sehat dibandingkan gula pasir?

Gula aren berasal dari kristalisasi nira pohon aren atau enau, menghasilkan warna cokelat alami. 

Karena warnanya, gula ini sering disamakan dengan brown sugar, meski sebenarnya berbeda. 

Brown sugar adalah gula pasir yang diproses dengan molases dan terbuat dari tebu.  

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Nutrisi gula aren vs. gula pasir 

Berikut perbandingan nutrisi dalam 100 gram gula aren dan gula pasir:  

Nutrisi            Gula Aren  Gula Pasir    
-------------------------------------------------- 
Energi             368 kal      394 kal        
Karbohidrat     92 g           94 g              
Lemak             0                0                  
Kalsium           75 mg        5 mg             
Fosfor              35 mg        1 mg             
Besi                  3 mg          0,1 mg          
Natrium            15 mg         1 mg            
Kalium              390 mg       4,8 mg          
Vitamin B2        0,01 mg      0                 

Dari data tersebut, gula aren lebih kaya mineral, seperti kalsium, fosfor, besi, dan kalium, dibanding gula pasir. 

Gula aren mengandung vitamin B2, yang tidak terdapat pada gula pasir.

Manfaat gula aren untuk kesehatan  

1. Sumber energi

Gula aren dan gula pasir sama-sama tinggi kalori, sehingga dapat menjadi sumber energi. 

Namun, konsumsi berlebihan tetap berisiko, terutama bagi penderita diabetes karena indeks glikemiknya cukup tinggi.  

2. Mendukung kesehatan tulang


Gula aren memiliki kandungan mineral seperti kalium, kalsium, dan fosfor yang berkontribusi pada kesehatan tulang dan gigi.  

3. Menangkal radikal bebas

Vitamin B2 dalam gula aren memiliki sifat antioksidan. Dengan sifat ini, gula aren membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.  

4. Menurunkan tekanan darah

Kandungan kalium dalam gula aren bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Ini menjadikan gula aren pilihan pemanis alami untuk penderita hipertensi.  

Konsumsi dalam batas wajar

Meski lebih kaya nutrisi, konsumsi gula aren tetap harus dibatasi. Anjuran konsumsi gula harian untuk orang dewasa tidak lebih dari 30 gram (7 sendok teh), sementara anak-anak 19–24 gram (4-6 sendok teh) per hari.  

Gula aren memiliki keunggulan nutrisi dibanding gula pasir, sehingga bisa menjadi alternatif pemanis alami. 

Baca Juga: Scaling Gigi Ditanggung BPJS Kesehatan Tapi Ada Syaratnya

Namun, konsumsi bijak tetap menjadi kunci untuk menjaga kesehatan. Jika ragu memilih jenis gula yang sesuai, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi.***  

*Ilustrasi - Gula aren vs gula pasir, mana lebih sehat?(Pixabay)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Bahasa Cinta untuk Lansia: Hal Kecil yang Membuat Mereka Bahagia

Memahami Hipertensi (15): Ancaman Sunyi yang Sering Terlambat Disadari

Memahami Hipertensi (14): Ketika Tekanan Darah Tinggi Mengincar Daya Ingat

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026