
Geriatri.id - Durian merupakan salah satu buah yang digemari masyarakat Indonesia karena memiliki manfaat bagi kesehatan. Namun, ada beberapa kelompok orang dengan kondisi kesehatan tertentu yang sebaiknya menghindarinya.
Siapa saja yang sebaiknya menghindari konsumsi durian?
1. Diabetes
Durian bisa berbahaya bagi penderita diabetes. Ini karena durian memiliki kandungan gula yang tinggi.
Mengonsumsi buah ini secara berlebihan berpotensi meningkatkan kadar gula dalam darah.
Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung
Dikutip dari A Healing Heart Medical Clinic, untuk menghindari lonjakan kadar gula, penderita diabetes dibatasi hanya mengonsumsi maksimal dua biji durian dalam sehari.
2. Penyakit ginjal kronis
Durian mengandung kalium yang lebih tinggi dibandingkan pisang.
Meski kalium penting untuk fungsi otot, termasuk jantung, tetapi bagi penderita penyakit ginjal kronis, bisa menjadi masalah.
Dikutip dari Vibhavadi Hospital, penderita ginjal kronis disarankan menghindari konsumsi durian atau jika terpaksa mengonsumsinya hanya satu biji kecil dalam sehari.
3. Obesitas
Durian memiliki kandungan kalori tinggi. Orang dengan kelebihan berat badan sebaiknya menghindari konsumsi durian karena bisa meningkatkan risiko kenaikan berat badan berlebih.
Dikutip dari American Society for Metabolic and Bariatric Surgery, obesitas meningkatkan risiko gangguan kesehatan jantung dan saluran pernapasan.
Konsumsi durian dalam jumlah besar tanpa diimbangi aktivitas fisik dapat menyebabkan peningkatan berat badan yang memperburuk kondisi obesitas.
4. Hipertensi
Anggapan durian bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah masih menjadi perdebatan.
Studi dalam International Journal of Food Properties tahun 2016 misalnya, menemukan konsumsi durian dalam jumlah sedang atau 250 gram tidak mempengaruhi tekanan darah pada orang sehat.
Bahkan konsumsi 500 gram durian, juga menunjukkan tekanan darah tetap stabil pada orang sehat. Meski begitu, terpantau ada peningkatan detak jantung.
Namun, studi pada tikus menunjukkan peningkatan tekanan darah baik sistolik maupun diastolik setelah mengonsumsi durian. Stusi ini diterbitkan dalam Indonesian Journal of Global Health Research tahun 2020.
Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung
Mengacu dari dua studi tersebut, penderita hipertensi perlu berhati-hati dalam mengonsumsi durian. Konsultasikan dulu dengan dokter.
5. Gangguan pencernaan
Dikutip dari laman Fakultas Kedokteran UI, durian mengandung gas sehingga tidak direkomendasikan dikonsumsi orang dengan gangguan pencernaan atau maag. Kandungan gas dari durian bisa memicu maag kambuh.***
*Ilustrasi - Orang yang sebaiknya tidak makan durian.(Piqsels)
Video Senior Podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri