Sosok Aki Karma, Lansia Penjaga Kasepuhan Ciptagelar


Berita Lansia - "Saya tak ingin merasa tua, meskipun sudah 60 tahun lebih saya mau tetap produktif dan menebar manfaat untuk banyak orang."

2019-12-24 12:13:57

Geriatri.id - Ketika embun masih menempel di rumput dan dedaunan, seorang lelaki terlihat melangkahkan kaki dengan cepat di jalan setapak yang di kiri dan kanannya terdapat kolam-kolam besar.

Langkahnya terhenti di sebuah bak berukuran sekitar 2×3 meter yang berada di sebuah pojok tebing.

Aki Karma yang sudah berusia 68 tahun itu memunguti daun-daun dan ranting yang mengambang di atas air yang terlihat begitu jernih.

Ia mengangkat daun kelapa yang tenggelam di tengah-tengah bak, kemudian diletakkan di sebuah sisi yang berbatasan dengan jalan setapak.

Hampir setengah jam ia membersihkan penampung air berbentuk bak itu, lalu menyisir saluran-saluran air yang terbuat dari bambu, selang, hingga pipa plastik yang mengalir ke sejumlah sarana MCK (Mandi Cuci Kakus) umum dan rumah penduduk di perkampungan adat Kasepuhan Ciptagelar, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (13/10/2019) pagi.

Pagi itu, merupakan jadwal rutin Aki Karma memeriksa sumber-sumber air untuk kebutuhan warga perkampungan yang bermukim di Pegunungan Halimun tersebut.

Sebagai Baris Kolot (sesepuh masyarakat adat), ia tak mengandalkan Manintin (kelompok dalam masyarakat Kasepuhan Ciptagelar yang bertanggungjawab memelihara dan menjaga sistem pengairan).

Padahal, sebut Aki Karma, anggota Manintin sebetulnya ada 10 orang, tapi menjaga dan memelihara sumber air menjadi tanggung jawab seluruh warga Kasepuhan Ciptagelar.

"Karena air adalah sumber kehidupan. Saya juga tak ingin merasa tua, meskipun sudah 60 tahun lebih saya mau tetap produktif dan menebar manfaat untuk banyak orang," ungkapnya.


Ditanya apa rahasia agar tetap sehat dan bugar? Ayah tiga anak ini menyebut banyak sekali yang mesti dijaga saat memasuki usia senja.

Namun, kata dia, ada tiga hal yang harus kita jaga sejak awal.

Rahasia Tetap Sehat Ketika Menua

Aki Karma mengungkapkan, memasuki usia tua sebagian besar manusia pasti dihinggapi penyakit kronis lantaran kebiasaan buruk yang dilakukan selama bertahun-tahun.

Mulai pola makan hingga pola tidur yang buruk. Ia berpesan, ubah pola hidup agar lebih sehat sejak usia muda. Berikut tiga hal yang bisa menjaga kesehatan saat memasuki usia tua:

1. Membiasakan pola makan sehat

Sebagian besar penyakit kronis disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat.

Meski tak pernah belajar ilmu medis, Aki Karma menyebut seseorang yang sering mengonsumsi makanan manis, lama-kelamaan bisa menyebabkan seseorang terjangkit diabetes.

Bahkan jika terlalu sering mengonsumsi makanan yang mengandung garam dan lemak tinggi dapat membuat seseorang mengalami gangguan tekanan darah tinggi.

Ia menyarankan untuk memilih makanan yang kaya gizi yang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi dan terhindar dari penyakit.

Menurutnya, memperbanyak konsumsi buah dan sayur lebih baik ketimbang mengonsumsi makanan-makanan siap saji.

Kebiasaan buruk lain yang bisa merusak tubuh tambahnya, di antaranya merokok dan minuman beralkohol juga harus dihindari.

2. Aktifkan fisik setiap hari


Selain menjaga pola makan, Aki Karma mengungkapkan pentingnya mengaktifkan fisik setiap hari lantaran dapat memberi manfaat kesehatan untuk jantung dan metabolisme tubuh.

Aktivitas fisik juga sebutnya, dapat melatih kekuatan, keseimbangan, kelenturan, dan ketahanan otot pada seluruh tubuh.

Menjaga kekuatan otot jelas Aki Karma, maksudnya adalah meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot juga menghambat penurunan kekuatan otot.

Begitu juga dengan kelenturan dapat tetap terjaga, terutama bagian persendian sehingga membuat lebih bebas bergerak.

Aktivitas fisik juga tambahnya, bisa melatih keseimbangan dan meningkatkan stabilitas sehingga dapat mengurangi risiko terjatuh. Jika terbiasa aktif, seluruh otot pada tubuh akan tetap terjaga.

Karena itu, Aki Karma berpesan, kurangi waktu duduk santai dalam waktu lama. Hal tersebut dapat membuat seseorang menjadi malas bergerak kurang aktif secara fisik. Hasilnya, dapat menyebabkan kelebihan berat badan.

3. Menjaga berat badan

Satu hal yang paling penting tambah Aki karma, adalah menjaga berat badan lantaran penting dilakukan untuk dapat terhindar dari penyakit kronis.

Berat badan sebutnya, sangat dipengaruhi oleh pola makan dan aktivitas fisik.

Jika terlanjur berat badan berlebih saat memasuki lanjut usia (lansia) kata dia, tidak harus menurunkan berat badan. Tetapi sebaiknya lebih fokus untuk mencegah bertambahnya berat badan.***

*Foto: Aki Karma (68) saat berbagi tip kebugaran di rumahnya, di perkampungan adat Kasepuhan Ciptagelar, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (13/10/2019) pagi.

(Rommy Roosyana untuk Geriatri.id)

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,lansia ceria,merawat lansia

ARTIKEL LAINNYA

Jepang Rekrut Atlet dan Binaragawan untuk Merawat Lansia

Memahami "Keributan" Suami-Istri di Usia Lansia

Semangka Juga Jadi "Penyelamat" Dehidrasi Tersembunyi pada Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026