Malnutrisi dan Sarcopenia pada Lansia


Berita Lansia - Sarcopenia sendiri adalah fenomena yang juga mengiringi pertambahan usia seseorang

2019-10-25 20:25:54

Oleh: Prof. Dr. dr. Siti Setiati, SpPD-KGer, M.Epid, FINASIM 

Geriatri.id - Malnutrisi saat ini dimaknai tidak hanya sebagai kondisi normal tidaknya indeks massa tubu/body mass index (BMI) semata. Seseorang bisa saja memiliki BMI normal tetapi mengalami malnutrisi. Kondisi malnutrisi terjadi manakala, tubuh tidak mendapat asupan gizi yang cukup.

Malnutrisi dapat juga disebut keadaaan yang disebabkan oleh ketidakseimbangan di antara asupan makanan dengan kebutuhan gizi untuk mempertahankan kesehatan. Ini bisa terjadi karena asupan makan terlalu sedikit ataupun pengambilan makanan yang tidak seimbang. 

Selain itu,kekurangan gizi dalam tubuh juga berakibat terjadinya malabsorpsi makanan atau kegagalan metabolik. Pada orang berusia lanjut (lansia), malnutrisi dapat menimbulkan hilangnya massa dan kekuatan otot dan tulang atau yang disebut Sarcopenia. 

Sarcopenia sendiri adalah fenomena yang juga mengiringi pertambahan usia seseorang. Namun kondisi ini juga diperparah oleh malnutrisi, anorexia, masalah-masalah hormonal yang terkait pertambahan usia, dan kondisi bedrest. Sarcopenia dapat menimbulkan risiko peradangan, cedera, penyakit dan lain-lain.

Manajemen Sarcopenia

1. Aktivitas Fisik

  • Direkomendasikan melakukan aktivitas fisik sebanyak 150 menit per minggu (5 harix30 menit)
  • Terdapat kaitan antara aktivitas fisik yang tinggi dan peningkatan fungsi kognitif. 
  • Asupan protein yang tinggi dikombinasikan dengan latihan fisik, terkait erat dengan penurunan risiko kehilangan massa otot.

2. Asupan Suplemen Nutrisi

  • protein whey protein
  • vitamin D
  • kalsium

Olahraga sama efektifnya pada lansia sebagaimana pada orang dewasa muda untuk memulihkan kondisi kehilangan massa otot dan sintesis protein otot yang rendah.***
 

geriatri,lansia,merawat lansia,rawat lansia,sarcopenia,prof ati,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

'Apakah Boleh Kita Meminta dan Memilih Pulang?'

Mata Juga Perlu Dicek Secara Rutin

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026