238 Jemaah Haji Indonesia yang Sakit Disafariwukufkan


Berita Lansia - Jemaah haji Indonesia yang sakit, hari ini diberangkatkan ke Arafah untuk mengikuti Safari Wukuf. Ada 238 jemaah haji Indonesia yang sakit dan disafariwukufkan.

2023-06-28 20:14:39

Geriatri.id - Jemaah haji Indonesia yang sakit, hari ini diberangkatkan ke Arafah untuk mengikuti Safari Wukuf. Ada 238 jemaah haji Indonesia yang sakit dan disafariwukufkan.

"Hari ini kita memberangkatkan 238 jemaah yang sakit dan dirawat di KKHI untuk disafariwukufkan. Mereka terdiri atas 48 jemaah sebagai pasien baring, dan 190 jemaah sebagai pasien duduk," ujar Kepala Seksi Kesehatan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Makkah dr. Andi Ardjuna di KKHI Makkah, Selasa 27 Juni 2023.

Ardjuna menjelaskan, pihaknya telah melakukan proses screening jemaah yang dirawat di KKHI.

Jemaah yang memenuhi kriteria, disafariwukufkan. Sementara jemaah yang tidak memenuhi kriteria safari wukuf dibadalhajikan.

"Dari proses screening itu, kita mendapatkan 238 jemaah yang hari ini disafariwukufkan," jelasnya.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Andi Ardjuna menjelaskan sejumlah kriteria jemaah sakit yang bisa disafariwukufkan. 

1. Transportable 

Jemaah haji bisa dibawa dengan sarana transportasi bus menuju Arafah tanpa ada kendala.

2. Hemodinamic

Kriteria ini berkenaan dengan tensi dan tekanan darah jemaah yang stabil, dalam kondisi  memungkinkan untuk disafariwukufkan. 

3. Tidak terjadi inspeksi akut


Jemaah safari wukuf diberangkatkan dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daker Makkah dengan 15 bus, terdiri atas 6 bus baring dan 9 bus duduk.

Untuk bus duduk, rata-rata diisi 25 jemaah. Sementara bus baring diisi 8 jemaah.

"Setiap bus ada petugas pendamping, terdiri atas satu dokter, dua perawat, satu petugas membantu menyuapi makan jemaah, serta tim pembimbing ibadah," kata Ardjuna.

Kabid Kesehatan PPIH Arab Saudi Imran menambahkan, proses evakuasi dilakukan secara bertahap sejak sekitar pukul 09.00 WIB dari KKHI. Sebelumnya, tim KKHI telah mempersiapkan para jemaah untuk menjalani safari wukuf.

"Sebelum safari wukuf, kita siapkan aspek kebersihan personal jemaah. Mereka yang tidak bisa melakukan bebersih sendiri, dibantu perawat dan pendamping jemaah sakit. Ada juga pembimbing ibadah yang membantu niat dan memakaikan kain ihram," jelas Imran.

Setelah semua masuk bus, jemaah diberangkatkan menuju Arafah secara beriringan. Bus safari wukuf meninggalkan KKHI Makkah sekitar jam 12.00 WAS.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Menurut Imran, setelah menjalani safari wukuf di Arafah, jemaah akan kembali ke KKHI Daker Makkah. Sampai di KKHI, dilakukan proses asesmen untuk mengetahui kondisi jemaah, apakah terjadi perburukan kondisi atau tidak. 

"Kalau ada perburukan kondisi ditempatkan di IGD untuk observasi. Jika stabil akan dialihkan ke ruang perawatan," tandasnya.

Safari wukuf lansia dan disabilitas

Direktur Bina Haji Arsad Hidayat mengatakan, tahun ini PPIH Arab Saudi mensafariwukufkan jemaah lansia dan disabilitas.

Mereka adalah jemaah lansia atau difabel yang memiliki keterbatasan dalam pergerakan sehingga tidak bisa melakukan apa-apa atau memiliki keterbatasan kemampuan fisik berat.


Mereka diberangkatkan dengan lima bus (kursi duduk) dari lima hotel pada empat wilayah, yaitu Syisyah (2), Jarwal, Misfalah, dan Raudhah. 

"Jemaah safari wukuf lansia dan disabilitas ini mulai naik bus pada sekitar pukul 10.00 WAS. Selanjutnya mereka diantar menuju Arafah untuk safari wukuf pada pukul 12.00 WAS," papar Khalilurrahman.

Badal haji

Arsad menambahkan, semua jemaah haji yang tidak bisa mengikuti wukuf atau safari wukuf di Arafah, akan dibadalhajikan. Untuk tahun ini, total ada 359 jemaah yang dibadalhajikan.

"Sebanyak 179 jemaah haji dibadalhajikan karena wafat, 10 di antaranya wafat di embarkasi dan 1 jemaah haji khusus. Lainnya, wafat saat dalam perjalanan menuju dan di Arab Saudi," sebutnya.

"Selain itu, ada 180 jemaah haji yang dibadalhajikan karena dirawat di KKHI dan RS Arab Saudi serta kondisinya tidak memungkinkan untuk disafariwukufkan," tandasnya.***

Foto: 238 jemaah haji Indonesia yang sakit dan disafariwukufkan.(Kemenag)

 Video Lansia terbaru:

haji lansia,lansia,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,merawat lansia,geriatri,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026