Kenali Gangguan Seksual pada Lansia


Berita Lansia - Ada lansia masih berhubungan 2-3 kali seminggu. Itu wajar selama menikmati dan tidak merasa sakit.

2020-12-16 10:30:06

Geriatri.id--Gangguan seksual kerap menjadi hal yang menakutkan seiring bertambahnya usia. Seiring bertambahnya usia, fungsi tubuh akan mengalami penurunan, termasuk organ seksual. 

“Tetapi, bukan berarti lansia tidak bisa menikmati hubungan seksual,” kata  Dr. dr. Probosuseno, Sp. PD K-Ger, FINASIM dalam webinar bertajuk Seks pada Lanjut Usia, Selasa (15/12/2020).

“Ada suami 80 tahun dan istri 70 tahun masih berhubungan 2-3 kali seminggu. Itu wajar selama menikmati dan tidak merasa sakit.”

Probosuseno mengatakan, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa alat vital perempuan justru lebih kuat ketika berhubungan seksual secara teratur.

Alat vital yang kuat dapat menghindari inkontinensia atau mengompol yang sering dialami lansia.

Untuk berhubungan seksual teratur itu, tentu saja harus mengatasi berbagai ganggun seksual. Disfungsi seksual merupkan gangguan yang berkaitan dengan satu fase tertentu dari siklus respons seksual.

Disfungsi seksual dapat merupakan problem biogenik, psikogenik atau kombinasi keduanya.

Disfungsi seksual bisa berupa gangguan hasrat seksual, gangguang rangsangan seksual, gangguan orgasme, gangguan nyeri seksual, disfungsi seksual karena kondisi medis umum, disfungsi seksual akibat zat tertentu, serta disfungsi seksual yang tidak ditentukan.

Gangguan fungsi seksual bisa diakibatkan stress, emosional, serta ketidaktahuan fungsi dan fisiologi seksual.

Gangguan seksual dapat dialami laki-laki dan perempuan. Dr. dr. I Dewa Putu Pramantara, Sp.PD-KGer, FINASIM mengatakan gangguan seksual pada lansia harus diperhatikan lebih luas, bukan sekadar hubungan badan.


Penurunan fungsi tubuh, kondisi mental, serta penyakit penyerta harus menjadi pertimbangan dalam mengatasi gangguan seksual lansia.

“Pada usia lanjut, terjadi penurunan fungsi bahkan beranjak kepada penyakit seperti diabetes dan hipertensi” ujar Dewa.

“Tingkat kesegaran tubuh memegang peranan dalam mengatasi problem seksual sehingga olahraga sangat disarankan".***(ymr)

lansia,dr proboseno,dr dewa,hubungan seksual,geriatri,merawat lansia,berita lansia,lansia sehat,lansia bahagia

ARTIKEL LAINNYA

Seperti SBY, Lansia Juga Bisa Tetap Berkarya Lewat Lukisan

Wortel: Sayuran Murah yang Bersahabat dengan Lansia

Rumah Tangga Lansia Masih Bergantung pada Keluarga

“Pada 2026, jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai sekitar 34 juta jiwa, atau 11,97% dari total populasi. Angka ini menegaskan bahwa Indonesia telah berada dalam fase ageing population atau populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026