Plank Selama 5 Jam di Usia 61 Tahun, Buktikan Usia Bukan Penghalang untuk Tetap Aktif


Wilde bukan atlet profesional. Ia merupakan mantan guru sekaligus wakil kepala sekolah yang telah pensiun.

2026-10-12T14:04

GERIATRI.CO.ID - Lima menit menahan posisi plank mungkin sudah terasa berat bagi banyak orang. Namun, DonnaJean Wilde, seorang nenek berusia 61 tahun asal Alberta, Kanada, berhasil mempertahankan posisi tersebut selama lima jam penuh dalam upaya memecahkan rekor dunia pada Oktober 2026.

Aksi luar biasa ini dilakukan Wilde dalam ajang Huntsman World Senior Games di Utah, Amerika Serikat, pada 6 Oktober 2026. Ia berhasil melampaui rekor sebelumnya yang juga ia cetak sendiri, yakni 4 jam 30 menit 11 detik pada Maret 2024.

Menurut laporan ABC News, upaya pemecahan rekor terbarunya telah diajukan kepada Guinness World Records dan masih menunggu proses peninjauan resmi.

Wilde bukan atlet profesional. Ia merupakan mantan guru sekaligus wakil kepala sekolah yang telah pensiun. Selain menjadi ibu dari lima anak, ia juga merupakan nenek dari 12 cucu.

Perjalanannya dalam dunia kebugaran berawal dari cedera pergelangan tangan pada 2013 yang membatasi aktivitasnya. Ia kemudian mencoba plank sebagai salah satu bentuk latihan dan terus mengembangkan kebugarannya selama bertahun-tahun.

Untuk mempersiapkan upaya pemecahan rekor terbarunya, Wilde berlatih secara konsisten. Salah satu cara unik yang dilakukannya adalah berlatih plank sambil membiarkan cucunya yang berusia tiga tahun berbaring di punggungnya.

Dalam upaya lima jam tersebut, ia sempat merasa ingin menyerah. Namun, dukungan penonton dan orang-orang di sekitarnya membantunya bertahan hingga waktu yang ditargetkan tercapai.

Menariknya, sehari setelah pencapaian tersebut, Wilde kembali beraktivitas dengan mengikuti lomba lari sejauh 3.000 meter.

Plank merupakan latihan yang melibatkan otot inti atau core muscles, termasuk otot perut dan otot yang membantu menstabilkan tubuh. Latihan ini juga melibatkan bahu serta kelompok otot lainnya untuk mempertahankan posisi tubuh.

Bagi lansia, latihan kekuatan yang sesuai kemampuan dapat membantu mempertahankan kekuatan otot dan mendukung aktivitas sehari-hari. Otot yang kuat dibutuhkan untuk berbagai kegiatan, mulai dari bangkit dari kursi hingga menjaga kestabilan tubuh saat bergerak.

Namun, manfaat tersebut tidak berarti lansia harus melakukan plank selama berjam-jam. Durasi ekstrem seperti yang dilakukan Wilde merupakan pencapaian khusus dan bukan target kebugaran yang perlu ditiru semua orang.

Bagi lansia yang ingin mencoba latihan kekuatan, beberapa hal berikut perlu diperhatikan:

  • Mulai dari durasi singkat. Tidak perlu memaksakan diri menahan posisi terlalu lama. Sesuaikan latihan dengan kondisi fisik dan kemampuan masing-masing.
  • Pilih variasi yang lebih mudah. Plank dengan bertumpu pada dinding atau permukaan yang kokoh dapat menjadi alternatif bagi orang yang belum mampu melakukan plank di lantai.
  • Jaga posisi tubuh. Hindari membiarkan pinggang turun atau memaksakan posisi yang menimbulkan nyeri.
  • Perhatikan kondisi kesehatan. Lansia yang memiliki masalah sendi, nyeri punggung, atau kondisi medis tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau fisioterapis sebelum memulai latihan.
  • Hentikan jika muncul keluhan. Nyeri, pusing, sesak napas, atau rasa tidak nyaman yang tidak biasa merupakan alasan untuk menghentikan latihan.

Pedoman aktivitas fisik untuk orang dewasa yang lebih tua juga menekankan pentingnya menggabungkan aktivitas aerobik, latihan kekuatan, dan latihan keseimbangan sesuai kemampuan.

Pencapaian DonnaJean Wilde menunjukkan bahwa kemampuan fisik seseorang tidak selalu berhenti berkembang ketika memasuki usia lanjut. Dengan latihan yang konsisten, tujuan yang sesuai, dan dukungan lingkungan, lansia tetap dapat memiliki kesempatan untuk meningkatkan kebugarannya.

Meski demikian, setiap orang menua dengan kondisi tubuh yang berbeda. Tidak semua lansia dapat atau perlu melakukan latihan seberat Wilde. (lia)

***

Foto: DonnaJean Wilde (Instagram)

plank,DonnaJean Wilde,Guinness World Records,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Solusi Problem 3 Generasi dan ASI yang Terbuang

Lansia Kesepian di Malaysia Meningkat, Teknologi & Komunitas Jadi Kunci

Usia 50 Tahun, Ketika Hati Masih Merasa Muda tetapi Usia Terus Bertambah

“Pada 2026, jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai sekitar 34 juta jiwa, atau 11,97% dari total populasi. Angka ini menegaskan bahwa Indonesia telah berada dalam fase ageing population atau populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026