
GERIATRI.CO.ID - Menjaga kemandirian di usia senja, seperti bepergian atau berbelanja sendiri, tentu menjadi hal yang menyenangkan bagi lansia. Namun, ketika harus berhadapan dengan lalu lintas jalan raya yang padat dan cepat, keselamatan tentu menjadi prioritas utama yang tidak boleh diabaikan.
Hal ini mengacu pada kecelakaan yang menewaskan seorang perempuan lansia berusia 70 tahun, yang berjalan kaki, setelah tertabrak mobil Toyota Avanza yang dikemudikan juga oleh lansia berumur 81 tahun, saat menyeberang di Jalan Kaliurang Km 6,8, tepatnya di depan Koperasi Simpan Pinjam Sumber Agung, Dusun Babadan, Kentungan, Condongcatur, Depok, Sleman, Minggu (27/9/2026) pagi.
Mengapa Lansia Perlu Lebih Waspada di Jalan Raya?
Beberapa perubahan fisik yang lazim dialami pada usia emas dapat memengaruhi kemampuan saat menyeberang jalan, antara lain:
1. Penurunan Penglihatan dan Pendengaran
Kemampuan memperkirakan jarak dan kecepatan kendaraan yang sedang melaju bisa berkurang. Suara klakson atau deru mesin kendaraan dari kejauhan juga mungkin tidak terdengar sejelas dulu.
2. Keseimbangan dan Kebugaran Fisik
Langkah kaki yang mulai melambat atau rasa goyah saat berjalan membuat waktu tempuh menyeberang menjadi lebih lama.
3. Persepsi Risiko
Pengendara motor atau mobil sering kali melaju cepat dan tidak menduga bahwa ada pejalan kaki lansia yang membutuhkan waktu lebih lama untuk sampai ke seberang.
Tips Aman Menyeberang Jalan Sendirian untuk Opa dan Oma
Agar tetap aman dan nyaman saat beraktivitas di luar rumah, berikut beberapa panduan penting yang bisa diterapkan oleh Opa dan Oma Geriatri-ID:
1. Manfaatkan Fasilitas Penyeberangan Resmi
Selalu prioritaskan menyeberang di zebra cross, jembatan penyeberangan orang (JPO), atau area yang dilengkapi lampu lalu lintas khusus pejalan kaki (pelican crossing).
2. Gunakan Prinsip "Lihat Kanan, Kiri, Kanan"
Tengoklah ke arah datangnya kendaraan dengan saksama sebelum melangkah. pastikan tidak ada kendaraan yang melaju kencang, dan ulangi menengok saat berada di pertengahan jalan.
3. Gunakan Pakaian yang Ringkas dan Tampak Jelas
Kenakan pakaian berwarna cerah agar mudah terlihat oleh pengendara dari jarak jauh. Hindari menggunakan pakaian atau celana yang terlalu panjang dan berisiko membuat tersandung.
4. Jangan Menyeberang di Area Blind Spot
Hindari menyeberang di tikungan jalan, di antara dua kendaraan besar yang sedang parkir, atau di balik pepohonan yang menutupi pandangan pengendara.
5. Jangan Ragu Meminta Bantuan
Jika arus lalu lintas terasa terlalu padat atau membingungkan, jangan sungkan untuk meminta bantuan petugas keamanan, juru parkir, atau pejalan kaki lain di sekitar untuk menyeberang bersama.
6. Fokus dan Hindari Multitasking
Pastikan seluruh perhatian tertuju pada jalan raya. Hindari berjalan sambil menggunakan ponsel atau memegang terlalu banyak barang bawaan yang dapat mengganggu keseimbangan.
Menjaga kemandirian di usia lanjut sangat penting, namun keselamatan jiwa tetap yang utama. Mari saling mengingatkan dan mendampingi para senior kita agar tetap aman dan nyaman saat beraktivitas di ruang publik. (a2s)
***
Foto: Ilutrasi
***
“Pada 2026, jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai sekitar 34 juta jiwa, atau 11,97% dari total populasi. Angka ini menegaskan bahwa Indonesia telah berada dalam fase ageing population atau populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri