Sering Limbung? Ini 3 Latihan Sederhana untuk Melatih Keseimbangan Lansia


Latihan ini sangat efektif untuk memperkuat otot paha, panggul, dan perut, yang merupakan fondasi utama saat lansia hendak beranjak dari posisi duduk.

2026-06-21T09:07

Geriatri - Pernahkah Anda melihat Oma atau Opa tiba-tiba tampak goyah saat hendak berdiri dari tempat tidur? Atau mungkin mereka merasa limbung saat berjalan di permukaan lantai yang kurang rata?

Seiring bertambahnya usia, tubuh kita secara alami akan mengalami penurunan massa otot (kondisi ini disebut sarkopenia). Penurunan kekuatan otot paha dan kaki, ditambah berkurangnya fungsi saraf serta penglihatan, menjadi alasan utama mengapa lansia sering kehilangan keseimbangan. Akibatnya, risiko jatuh pun meningkat.

Kabar baiknya, keseimbangan tubuh bisa dilatih kembali. Tanpa perlu alat-alat gim yang rumit, berikut adalah 3 latihan fisik sederhana yang aman dilakukan di rumah untuk memperkuat otot kaki dan menjaga keseimbangan lansia.

1. Latihan Sit-to-Stand (Duduk-Berdiri)

Latihan ini sangat efektif untuk memperkuat otot paha, panggul, dan perut, yang merupakan fondasi utama saat lansia hendak beranjak dari posisi duduk.

Cara melakukan:

  • Siapkan kursi yang kokoh dan stabil (pastikan kursi tidak beroda dan tidak mudah bergeser).
  • Minta lansia duduk tegak di bagian depan kursi dengan kaki menapak rata di lantai.
  • Silangkan kedua tangan di dada.
  • Secara perlahan, dorong tubuh ke posisi berdiri tegak menggunakan kekuatan otot kaki, bukan bertumpu pada ayunan tubuh.
  • Tahan posisi berdiri selama 2 detik, lalu kembali duduk secara perlahan.
  • Target: Ulangi gerakan ini sebanyak 5–10 kali.

2. Latihan Berdiri Satu Kaki (Single-Leg Stance)

Latihan ini berfokus pada stabilitas pergelangan kaki dan otot inti tubuh agar lansia tidak mudah goyah saat berjalan atau melangkah di permukaan yang tidak rata.

Cara melakukan:

  • Berdirilah di belakang kursi yang kokoh, lalu letakkan kedua tangan pada sandaran kursi sebagai pegangan/pengaman.
  • Angkat satu kaki perlahan ke belakang atau ke depan (cukup gantungkan sedikit di atas lantai).
  • Jaga tubuh tetap tegak dan tahan posisi ini menggunakan satu kaki yang bertumpu pada lantai.
  • Jika sudah merasa stabil, coba kurangi tekanan pegangan tangan pada kursi secara bertahap.
  • Target: Tahan selama 10–15 detik, lalu gantilah dengan kaki sebelahnya. Lakukan sebanyak 3 kali repetisi untuk tiap kaki.

3. Latihan Jalan Tandem (Tandem Walking)

Pernah melihat pesenam berjalan di atas balok keseimbangan? Jalan tandem mengadopsi prinsip yang sama, namun dilakukan di atas lantai yang aman untuk melatih koordinasi otak dan kaki.

Cara melakukan:

  • Cari area di rumah yang memiliki ruang lurus yang cukup luas (misalnya di lorong rumah atau di samping tembok yang bisa dijadikan pegangan jika darurat).
  • Melangkahlah ke depan secara perlahan. Saat melangkah, pastikan tumit kaki depan menyentuh ujung ibu jari kaki belakang (seperti membentuk garis lurus).
  • Fokuskan pandangan lurus ke depan, bukan ke bawah kaki.
  • Target: Coba lakukan sebanyak 10 hingga 20 langkah ke depan.

Catatan Penting untuk Pendamping (Caregiver):

  • Keamanan adalah yang utama: Selalu dampingi Oma atau Opa saat mereka melakukan latihan ini untuk mengantisipasi jika mereka tiba-kira kehilangan keseimbangan.
  • Jangan dipaksakan: Jika lansia merasa pusing, nyeri pada sendi, atau sangat kelelahan, segera hentikan latihan dan biarkan mereka beristirahat.
  • Konsisten: Latihan ini cukup dilakukan 2 hingga 3 kali seminggu selama 15–20 menit saja.

Dengan melatih otot dan keseimbangan secara rutin, kita dapat membantu orang tua tercinta mempertahankan kemandiriannya dan menikmati masa senja dengan lebih aktif, aman, dan bahagia.

gim lansia,olahraga lansia,lansia sehat,geriatri

ARTIKEL LAINNYA

Orangtua dan Anak Berbagi “Zona Kendali”

Jangan Salah, Kolesterol Tak Selalu Buruk

Lansia Gemar Pakai Koyo? Perhatikan Aturan Aman Ini Agar Kulit Tidak Melepuh

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026