Dukungan Emosional dari Keluarga bagi Lansia


Menurut Psikolog Klinis Dewasa, Ratih Ibrahim, banyak lansia merasa kesepian meski dikelilingi orang banyak.

2025-09-29T10:50

Bagi para lansia, menghadiri acara besar seperti reuni keluarga, hajatan, atau pertemuan komunitas bukan hanya soal fisik, tetapi juga soal emosi. Kehadiran keluarga bukan sekadar menemani, melainkan juga memberikan rasa aman, dihargai, dan disayangi.

Menurut Psikolog Klinis Dewasa, Ratih Ibrahim, banyak lansia merasa kesepian meski dikelilingi orang banyak. “Dukungan emosional keluarga bisa menjadi benteng penting agar mereka merasa tetap berharga dan dicintai,” ujarnya, dalam wawancara dengan Kompas Lifestyle (2022)

Mengapa Dukungan Emosional Penting?

  1. Mengurangi stres dan kecemasan
    Keramaian bisa membuat lansia bingung atau lelah. Sentuhan tangan atau senyuman keluarga bisa meredakan ketegangan.

     

  2. Meningkatkan rasa percaya diri
    Dengan ditemani keluarga, lansia lebih berani berinteraksi, tidak takut salah bicara atau dianggap merepotkan.

     

  3. Mencegah perasaan terisolasi
    Dukungan emosional mencegah munculnya rasa “sendirian di tengah keramaian,” yang kerap memicu depresi ringan pada lansia.

Bentuk Dukungan yang Bisa Diberikan

  • Temani secara fisik: Duduk bersama, ajak ngobrol ringan, atau sekadar menggandeng tangan.

  • Berikan validasi perasaan: Dengarkan cerita masa lalu, jangan meremehkan keluhan mereka.

  • Libatkan dalam kegiatan: Ajak lansia ikut foto bersama, bernyanyi, atau sekadar memilih makanan.

  • Jaga komunikasi hangat: Sering mengucapkan kata sederhana seperti “Ibu sehat ya?” atau “Senang bisa bersama Bapak di sini.”

Menurut data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN, 2023), lansia yang mendapat dukungan emosional keluarga lebih jarang mengalami gejala depresi dan memiliki kualitas hidup lebih baik. Kehadiran keluarga adalah obat terbaik bagi lansia. 

Dukungan emosional sederhana dapat membuat mereka merasa bahagia, tenang, dan lebih menikmati momen kebersamaan. Karena pada akhirnya, yang paling diingat bukan kemewahan acara, melainkan kehangatan orang terdekat.


 

geriatri,Lansia Indonesia,Geriatri Sehat,Menua Bahagia,Kopdar LOL

ARTIKEL LAINNYA

Biasakan Pola Hidup Sehat, Yuk

Sering Limbung? Ini 3 Latihan Sederhana untuk Melatih Keseimbangan Lansia

Orangtua dan Anak Berbagi “Zona Kendali”

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026