Lansia Berisiko Terbesar terjadinya Kanker Payudara


Semakin tua, risiko kanker payudara meningkat — tapi deteksi dini tetap bisa menyelamatkan hidup. Dokter dan faskes semakin terbantu teknologi dalam penanganan kanker, termasuk pada pasien lansia.

2025-08-28T08:00

Betul sekali — kanker payudara pada lansia adalah topik penting namun sering luput dari perhatian. Banyak orang mengira kanker payudara hanya menyerang wanita usia muda atau produktif, padahal faktanya: Lebih dari 40% kasus kanker payudara terjadi pada wanita usia 65 tahun ke atas.

Mengapa Lansia Rentan terhadap Kanker Payudara?

  1. Penuaan sel dan jaringan payudara

    • Sel makin mudah bermutasi seiring usia.

    • Proses perbaikan DNA menurun.

  2. Paparan hormon seumur hidup

    • Siklus menstruasi panjang, kehamilan sedikit, atau menopause lambat = risiko lebih tinggi.

  3. Kurang deteksi dini

    • Lansia sering menganggap benjolan atau nyeri payudara sebagai “bagian dari penuaan.”
       

Ciri-ciri Kanker Payudara pada Lansia

Gejalanya sama dengan kelompok usia lain, namun kadang lebih tidak terasa sakit:

  • Benjolan di payudara atau ketiak

  • Perubahan bentuk atau ukuran payudara

  • Kulit payudara mengkerut seperti kulit jeruk

  • Puting masuk ke dalam atau keluar cairan abnormal

  • Nyeri (kadang baru muncul saat kanker lanjut)

⛔ Catatan: Banyak kasus terdeteksi terlambat karena lansia jarang memeriksakan diri secara rutin.

 

Penanganan Kanker Payudara pada Lansia

Prinsip utama: perawatan harus disesuaikan dengan kondisi lansia, bukan sekadar usianya.

Pendekatan bisa berupa:

  • Operasi (lumpektomi atau mastektomi) jika kondisi memungkinkan.

  • Terapi hormon → pilihan utama bila kanker ER+ dan lansia tidak cocok untuk operasi/kemoterapi.

  • Kemoterapi → dipertimbangkan jika kanker agresif atau menyebar.

  • Radioterapi → biasanya diberikan pasca operasi.

⛔ Banyak lansia tidak kuat menjalani terapi agresif → pendekatan individual sangat penting.

 

Pentingnya Deteksi Dini

  • Mammografi tetap direkomendasikan hingga usia 74 tahun, atau lebih jika kondisi fisik masih baik.

  • Pemeriksaan payudara sendiri tetap bisa dilakukan, bahkan dibantu caregiver.

Lansia dan keluarga tetap harus memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan nasihat kesehatan terbaik. Termasuk upaya pengobatan dan terapi lainnya. Informasi ini sebatas informasi yang baik untuk saling berbagi dan bukan rujukan terkait penyakit atau tindakan medis. 
 

Geriatri,GeriatriSehat,LansiaIndonesia,PerawatanLansia,BeritaLansia,MenuaBahagia,KankerGeriatri,KankerPayudara

ARTIKEL LAINNYA

Tantangan buat Caregiver: Tuntutan Perawatan Makin Kompleks

Di Jepang, Lansia “Asuh” Anak yang Semakin Tua

Jumaria, Lansia yang Jadi Ikon Haji 2026

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026