Waspada Asam Urat! Kenali Penyebab dan Makanan yang Harus Dihindari


Berita Lansia - Asam urat tinggi merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup umum di Indonesia. Dikenal juga sebagai gout, kondisi ini terjadi akibat tingginya kadar asam urat dalam tubuh. 

2025-03-08 15:18:21

Geriatri.id - Asam urat tinggi merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup umum di Indonesia. Dikenal juga sebagai gout, kondisi ini terjadi akibat tingginya kadar asam urat dalam tubuh. 

Akibatnya, seseorang dapat mengalami nyeri sendi, peradangan, hingga pembengkakan yang bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Mengapa asam urat bisa naik?

Salah satu penyebab utama meningkatnya kadar asam urat adalah konsumsi makanan yang kaya akan purin. 

Baca Juga: Catat! Ini Daftar 144 Penyakit yang Dijamin BPJS Kesehatan

Purin adalah senyawa alami yang ketika diproses dalam tubuh, menghasilkan asam urat sebagai produk sampingan. 

Jika kadar asam urat terlalu tinggi dan tidak dapat dikeluarkan dengan baik oleh ginjal, maka akan terjadi penumpukan di dalam tubuh, terutama di sendi.

Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Asam Urat

Jika Anda atau orang terdekat mengalami masalah asam urat, ada baiknya lebih berhati-hati dalam memilih makanan. 

Berikut beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari dikutip dari Healthline dan Medical News Today:

1. Daging Merah

Daging sapi, kambing, babi, dan domba mengandung purin dalam jumlah tinggi. 

Konsumsi berlebihan dapat memicu lonjakan kadar asam urat dan meningkatkan risiko serangan gout.

2. Jeroan

Bagian organ dalam hewan seperti hati, otak dan usus, mengandung purin lebih tinggi dibandingkan daging biasa. 

Karena itu, konsumsi jeroan sebaiknya dibatasi atau bahkan dihindari.

3. Makanan Tinggi Gula


Gula olahan, terutama yang terdapat dalam minuman bersoda dan makanan manis dapat memperburuk kondisi asam urat. 

Gula tinggi fruktosa, seperti yang terdapat dalam sirup jagung, juga berkontribusi terhadap peningkatan kadar asam urat dalam tubuh.

4. Makanan Laut

Beberapa jenis makanan laut, seperti kerang, ikan sarden, ikan haring, ikan asin, dan ikan makarel, memiliki kandungan purin tinggi. 

Sementara itu, ikan lain seperti tuna dan salmon masih boleh dikonsumsi dalam jumlah terbatas.

6. Minuman Beralkohol

Alkohol tidak hanya berisiko meningkatkan kadar asam urat, tetapi juga dapat menghambat pembuangan asam urat dari tubuh. 

Bir dan minuman beralkohol lainnya sebaiknya dihindari demi mencegah serangan gout yang lebih parah.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Asam urat tinggi dapat dikendalikan dengan mengatur pola makan yang lebih sehat. 

Menghindari makanan tinggi purin, mengonsumsi lebih banyak air putih, serta menjaga berat badan ideal adalah langkah sederhana namun efektif untuk mencegah serangan gout. 

Jika Anda mengalami gejala yang mengkhawatirkan, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.***

*Ilustrasi - Kenali makanan yang harus dihindari penderita asam urat.(Pixabay)

Video Lansia Online

 


ARTIKEL LAINNYA

Umroh Ramah Lansia, Jadi Solusi Ibadah Tanpa Menunggu Lama

Advance Care Planning, Langkah Bijak Menyusun Perawatan di Masa Depan

Saatnya Keluarga di Indonesia Jalan-Jalan dengan Tarif Rp 1 dan Wisata Gratis

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026