UGM dan Yayasan Rahmat Indonesia Bangun Rumah Singgah Lansia


Berita Lansia - Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Yayasan Rahmat Indonesia menjalin kerja sama dalam pembangunan Rumah Singgah Senior Sharing Space. 

2025-03-03 15:09:52

Geriatri.id - Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Yayasan Rahmat Indonesia menjalin kerja sama dalam pembangunan Rumah Singgah Senior Sharing Space. 

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini berlangsung pada Kamis di Ruang Tamu Rektor, Gedung Pusat UGM, Kamis 27 Februari 2025. 
Acara tersebut dihadiri Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., dan Presiden Yayasan Rahmat Indonesia, Rahmat Shah.

Rumah singgah akan dibangun di kawasan Wisdom Park UGM, sebagai ruang interaksi bagi lansia untuk menjalani aktivitas positif dan membangun koneksi sosial di lingkungan akademik UGM. 

Proyek ini merupakan bagian dari upaya UGM dalam mengembangkan kegiatan pengabdian masyarakat sesuai dengan Tridharma Perguruan Tinggi.

Baca Juga: Catat! Ini Daftar 144 Penyakit yang Dijamin BPJS Kesehatan

Sinergi untuk Kesejahteraan Lansia

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang telah ditandatangani pada tahun 2023. 

Pembangunan rumah singgah ini bertujuan untuk menyediakan fasilitas yang dapat meningkatkan kesejahteraan lansia dengan berbagai aktivitas sosial dan edukatif.

Usai penandatanganan kontrak, acara dilanjutkan dengan prosesi peletakan batu pertama di Wisdom Park UGM. 

Presiden Yayasan Rahmat Indonesia, Rahmat Shah, menargetkan pembangunan rumah singgah ini dapat selesai dalam enam bulan. 

“Jika pendanaan belum terpenuhi, kita akan tetap memulai duluan. Target kami tetap enam bulan. Jadi, (kita) harus saling mendukung dan berdoa demi kepentingan bersama, termasuk UGM,” ujar Rahmat dikutip dari laman UGM.

Harapan untuk Masa Depan Lansia


Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, menyambut baik inisiatif ini dan berharap rumah singgah ini dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar, khususnya komunitas lansia. 

“Adanya rumah singgah ini, semoga kita bisa berbuat banyak dan mampu memberikan manfaat bagi semua kalangan,” ungkapnya.

Dengan adanya Rumah Singgah Senior Sharing Space, diharapkan para lansia dapat memiliki ruang yang nyaman untuk beraktivitas, menjalin interaksi sosial, serta tetap produktif di usia senja. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Keberadaan rumah singgah ini juga memperkuat peran UGM dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program sosial yang berkelanjutan.***

*Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Yayasan Rahmat Indonesia menjalin kerja sama dalam pembangunan rumah singgah lansia.(ucm.ac.id)

Video Lansia Online


ARTIKEL LAINNYA

"Tim Transportasi" Darah yang Wajib Kita Jaga Keseimbangannya

Pentingnya Dukungan Emosional bagi Lansia yang Sakit Berat

Tips Latihan Treadmill Bagi Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026