Jalan Kaki Solusi Efektif Tingkatkan Kualitas Tidur


Berita Lansia - Jalan kaki bukan hanya cara sederhana untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga solusi efektif untuk meningkatkan kualitas tidur. 

2025-02-27 23:59:58

Geriatri.id - Jalan kaki bukan hanya cara sederhana untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga solusi efektif untuk meningkatkan kualitas tidur. 

Sejumlah penelitian menunjukkan, kebiasaan ini dapat menjadi alternatif alami dalam mengatasi insomnia.

Riset: Jalan Kaki Tingkatkan Kualitas Tidur

Sebuah penelitian terbaru menemukan, semakin sering berjalan kaki, semakin baik kualitas dan durasi tidurnya. 

Dalam studi terhadap 490 orang dewasa, partisipan menjalani program jalan kaki selama empat minggu dengan target 10.000 langkah setiap hari. 

Baca Juga: Catat! Ini Daftar 144 Penyakit yang Dijamin BPJS Kesehatan

Hasilnya, seluruh peserta mengalami peningkatan kualitas tidur.
Menariknya, mereka yang sebelumnya jarang berolahraga mendapatkan manfaat tambahan, seperti waktu lebih cepat untuk tertidur dan tidur lebih lama. 

Para ahli menduga, jalan kaki memengaruhi tidur dengan cara menstabilkan suhu tubuh, detak jantung, serta melepaskan hormon pertumbuhan dan faktor neurotropik (BDNF) yang berperan dalam meningkatkan kualitas tidur.

Manfaat Jalan Kaki untuk Tidur Nyenyak

Menurut Verywell Health, manfaat jalan kaki yang berdampak langsung pada kualitas tidur meliputi:

- Mengurangi kelelahan keesokan harinya

- Mengurangi frekuensi terbangun di malam hari

- Mengatasi gejala depresi

- Meningkatkan efisiensi dan kualitas tidur

- Mengurangi tingkat stres

Tidak ada jumlah langkah pasti untuk mendapatkan manfaat tidur lebih baik, tetapi meningkatkan jumlah langkah harian sangat dianjurkan. 

Target standar 10.000 langkah sehari memang direkomendasikan, namun penelitian menunjukkan, bahkan berjalan 8.000 langkah dapat mengurangi risiko kematian sebesar 50% dibanding hanya berjalan 4.000 langkah. 

Angka ini meningkat hingga 65% pada mereka yang mencapai 12.000 langkah sehari.


Menariknya, tidur juga lebih berkualitas pada hari-hari ketika seseorang berjalan lebih banyak dibandingkan biasanya. Dengan kata lain, semakin aktif, semakin nyenyak tidur.

Tidak ada waktu terbaik untuk berjalan kaki guna meningkatkan tidur. Setiap individu memiliki preferensinya sendiri. 

Meski banyak mitos menyebutkan olahraga malam dapat mengganggu tidur, survei dari National Sleep Foundation terhadap 1.000 orang dewasa menunjukkan, olahraga malam tidak berhubungan dengan kualitas tidur yang lebih buruk.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Namun, bagi sebagian orang, berolahraga dua jam sebelum tidur—terutama dengan intensitas tinggi—dapat mengganggu tidur akibat peningkatan suhu tubuh dan adrenalin. 

Karena itu, penting untuk mendengarkan tubuh dan menyesuaikan jadwal olahraga sesuai dengan kenyamanan masing-masing.***

*Ilustrasi - Jalan kaki meningkatkan kualitas tidur.(Pixabay)

Video Lansia Online


ARTIKEL LAINNYA

Indonesia Semakin “Menua”, Keuangan Belum “Siap”

Makanan Kaya Kalsium yang Baik untuk Kesehatan Tulang

Memahami Hipertensi (10): Panduan dalam Menghadapi Kegawatan Hipertensi

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026