
Geriatri.id - Dr. John Scharffenberg adalah bukti nyata bahwa gaya hidup sehat dapat membawa seseorang menuju umur panjang. Profesor gizi yang lahir di Tiongkok, 15 Desember 1923 ini kini telah berusia 102 tahun dan tetap bugar.
Rahasianya? Konsistensi dalam menjaga kesehatan dan menghindari kebiasaan yang dapat merusak tubuh.
Berikut tujuh prinsip hidup sehat yang diterapkan Scharffenberg hingga bisa mencapai usia lebih dari satu abad dikutip dari Times of India:
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
1. Menjauhi Rokok dan Obat-obatan Terlarang
Sejak muda, Scharffenberg telah berkomitmen tidak merokok dan menjauhi zat berbahaya lainnya.
Tembakau mengandung zat beracun yang meningkatkan risiko penyakit kronis seperti kanker, gangguan hati, dan masalah kardiovaskular.
Baginya, menghindari rokok adalah investasi terbaik untuk kesehatan jangka panjang.
2. Tidak Mengonsumsi Alkohol
Dalam sejumlah penelitian, konsumsi alkohol berlebihan dikaitkan dengan risiko penyakit hati, kanker, dan gangguan mental.
Scharffenberg memilih tidak menyentuh alkohol sama sekali sebagai cara paling aman untuk menjaga kesehatannya.
3. Mengelola Stres dengan Baik
Stres yang tidak terkendali dapat menyebabkan peradangan, peningkatan kadar insulin, gangguan pencernaan, hingga Alzheimer.
Scharffenberg selalu mencari cara untuk mengelola stres dengan baik, melalui meditasi, aktivitas sosial, maupun pola pikir positif.
4. Rutin Berolahraga
Aktivitas fisik adalah kunci umur panjang. Scharffenberg memastikan tubuhnya terus bergerak setiap hari, baik dengan berjalan kaki, berlari, atau melakukan latihan lainnya.
Gaya hidup aktif ini terbukti dapat meningkatkan kesehatan jantung dan memperpanjang harapan hidup.
5. Mengontrol Berat Badan
Obesitas sering kali menjadi pemicu penyakit kronis seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung.
Scharffenberg menerapkan pola makan ketat: sarapan pukul 06.30, makan siang 12.30, dan tidak makan lagi setelahnya.
Ia juga menghindari junk food dan lebih memilih makanan sehat seperti buah, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan.
6. Mengurangi Konsumsi Gula
Terlalu banyak gula dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan gangguan metabolisme, termasuk diabetes.
Karena itu, Scharffenberg mengontrol asupan gula dalam makanannya dan menghindari makanan atau minuman manis berlebih.
7. Membatasi Konsumsi Daging
Sebagai pengganti daging merah dan olahan, Scharffenberg lebih banyak mengonsumsi buah dan sayur.
Ia juga membatasi lemak jenuh hingga maksimal 5-6% dari total asupan kalorinya.
Mengurangi konsumsi daging berlebihan terbukti dapat menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, dan obesitas.
Baca Juga: Catat! Ini Daftar 144 Penyakit yang Dijamin BPJS Kesehatan
Inspirasi Hidup Sehat
Kisah Dr. John Scharffenberg adalah inspirasi bagi banyak orang bahwa dengan menerapkan gaya hidup sehat, dapat mencapai umur panjang dan tetap bugar hingga usia lanjut.
Menjaga pola makan, aktif bergerak, dan mengelola stres adalah langkah nyata untuk mencapai hidup yang lebih sehat dan berkualitas.***
*Ilustrasi - Menghindari rokok adalah investasi terbaik untuk kesehatan jangka panjang.(Pixabay)
Video Lansia Online
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri