Viral di TikTok, Lansia Terlantar Diamankan di Rumah Singgah Dinsos Palangka Raya


Berita Lansia - Seorang lansia berusia 75 tahun berinisial L yang viral di platform TikTok akhirnya mendapat penanganan dari Dinas Sosial Kota Palangka Raya pada 18 Februari 2025. 

2025-02-20 08:19:13

Geriatri.id - Seorang lansia berusia 75 tahun berinisial L yang viral di platform TikTok akhirnya mendapat penanganan dari Dinas Sosial Kota Palangka Raya pada 18 Februari 2025. 

Lansia tersebut menjadi perhatian publik setelah video yang menunjukkan kondisinya seorang diri di bawah Jembatan Kahayan beredar luas. 

Dalam video tersebut, L tampak menunggu anaknya yang tak kunjung datang. Ia kehilangan tas berisi dompet dan identitas dirinya. 
Postingan tersebut memicu berbagai reaksi dan kepedulian dari masyarakat.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Petugas Dinas Sosial Kota Palangka Raya segera turun ke lokasi untuk melakukan penjangkauan dan asesmen awal. Mereka berkomunikasi langsung dengan L dan mengonfirmasi kondisinya kepada beberapa pemilik warung di sekitar jembatan. 

Dari hasil asesmen, L mengaku berasal dari Kerengpangi, tetapi memberikan informasi berubah-ubah terkait identitas dirinya, keluarganya, dan berapa lama telah tinggal di bawah jembatan.

Menurut pengakuannya, ia telah berada di lokasi tersebut selama tiga hari. Ia tidur dan mandi di masjid. 

Namun, berdasarkan keterangan dari beberapa pemilik warung, L sudah lebih dari satu bulan berada di bawah jembatan Kahayan. 

Lansia tersebut sering diberi makanan oleh warga sekitar dan para pemilik warung.

Dinas Sosial Kota Palangka Raya berkoordinasi dengan Polsek Pahandut untuk menerbitkan Surat Keterangan Terlantar sebagai bagian dari prosedur penanganan lebih lanjut. 

Saat ini, L telah ditempatkan di Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Palangka Raya sambil menunggu proses lebih lanjut untuk memastikan kesejahteraannya.

Penanganan kasus ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kelompok lansia, terutama yang berada dalam kondisi rentan dan terlantar. 

Masyarakat diimbau segera melaporkan jika ada kejadian serupa agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.


Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Sri Rimbawani, mengatakan pihaknya telah memberikan penanganan awal dengan memastikan kebutuhan dasar lansia tersebut terpenuhi, termasuk makanan, pakaian, dan tempat tinggal sementara.

“Kami juga sedang berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, serta dengan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah untuk memfasilitasi pemulangan ‘L’ ke Kerengpangi,” ujar Sri Rimbawani dikutip dari palangkaraya.go.id.

Baca Juga: Catat! Ini Daftar 144 Penyakit yang Dijamin BPJS Kesehatan

Dengan adanya penanganan ini, diharapkan lansia tersebut dapat kembali ke lingkungan yang lebih aman dan mendapatkan perhatian yang lebih baik dari pihak keluarga maupun komunitas setempat.***

*Ilustrasi - Lansia diamankan ke rumah singgah.(Pixabay)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

"Tim Transportasi" Darah yang Wajib Kita Jaga Keseimbangannya

Pentingnya Dukungan Emosional bagi Lansia yang Sakit Berat

Tips Latihan Treadmill Bagi Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026