
Geriatri.id - Jalan kaki adalah salah satu bentuk aktivitas fisik sederhana, murah, dan mudah dilakukan. Meski terlihat sepele, kebiasaan ini memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan tubuh dan pikiran.
Namun, berapa jauh sebenarnya jarak ideal yang perlu ditempuh setiap hari untuk mendapatkan manfaat maksimal?
Jumlah langkah ideal berdasarkan usia
Kebutuhan langkah harian berbeda-beda tergantung usia dan tujuan kebugaran masing-masing individu.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Berikut rekomendasinya menurut Medical News Today:
1. Anak dan remaja (6-17 tahun)
Anak dan remaja memerlukan aktivitas fisik lebih tinggi untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan mereka.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) merekomendasikan minimal 60 menit aktivitas aerobik setiap hari atau setara dengan 11.000 hingga 12.000 langkah.
Selain berjalan kaki, aktivitas ini bisa dipadukan dengan olahraga lain seperti lari atau bermain bola agar lebih efektif.
2. Dewasa (18-59 tahun)
Bagi orang dewasa, disarankan berjalan 8.000 - 10.000 langkah per hari, atau sekitar 6 - 8 kilometer.
Aktivitas ini terbukti mampu meningkatkan kebugaran, memperbaiki kualitas tidur, dan memperkuat otot serta sendi.
Sebuah studi pada 2022 bahkan menunjukkan semakin banyak langkah yang ditempuh setiap hari, semakin rendah pula risiko kematian dini akibat berbagai penyakit.
Berjalan dengan kecepatan sedang hingga tinggi selama 30-60 menit juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes.
3. Lansia (60 tahun ke atas)
Untuk lansia, rekomendasi jumlah langkah sedikit lebih rendah, yaitu 6.000 - 8.000 langkah per hari.
Angka ini dinilai cukup untuk menjaga kesehatan serta mencegah penurunan kognitif.
Namun, penting bagi lansia untuk menyesuaikan intensitas aktivitas dengan kondisi fisik mereka.
Konsultasi dengan dokter sebelum memulai rutinitas jalan kaki sangat dianjurkan agar aktivitas ini tetap aman dan bermanfaat.
Manfaat jalan kaki bagi kesehatan
Selain menjaga kebugaran tubuh, jalan kaki juga memberikan banyak manfaat lain, di antaranya:
- Meningkatkan kekuatan otot dan menjaga fleksibilitas sendi.
- Melancarkan aliran darah sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.
- Membantu menjaga kesehatan mental, termasuk mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati.
- Mencegah penyakit seperti obesitas, osteoporosis, dan penurunan daya ingat akibat penuaan.
Bagi yang memiliki jadwal padat, menambah langkah harian bisa menjadi tantangan tersendiri.
Namun, ada beberapa trik sederhana untuk meningkatkan jumlah langkah tanpa mengubah rutinitas secara drastis, seperti:
- Memilih tangga daripada lift atau eskalator.
- Berjalan kaki saat istirahat makan siang.
- Menggunakan toilet atau ruang kerja yang lebih jauh dari meja kerja.
- Mengajak keluarga atau teman untuk berjalan-jalan bersama saat sore hari.
Baca Juga: Catat! Ini Daftar 144 Penyakit yang Dijamin BPJS Kesehatan
Dengan sedikit perubahan kebiasaan, jalan kaki bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang menyenangkan.
Jadi, mulai sekarang, ayo melangkah lebih banyak agar tubuh lebih bugar dan pikiran lebih segar!***
*Ilustrasi - Jumlah langkah jalan kaki berdasarkan usia.(Pixabay)
Video Senior Podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri