Golongan Darah B dan Rahasia Penuaan yang Lebih Lambat


Berita Lansia - Sebuah penelitian terbaru mengungkap, individu dengan golongan darah B mungkin mengalami penuaan lebih lambat dibandingkan dengan kelompok darah lainnya.

2025-02-14 20:11:13

Geriatri.id - Penuaan adalah proses alami setiap individu. Tetapi mungkin belum banyak orang tahu kalau golongan darah dapat berperan dalam memperlambatnya.

Sebuah penelitian terbaru mengungkap, individu dengan golongan darah B mungkin mengalami penuaan lebih lambat dibandingkan dengan kelompok darah lainnya.

Apa yang membuat golongan darah B berbeda?

Golongan darah ditentukan penanda khusus pada sel darah merah serta antibodi dalam aliran darah. 

Dalam sistem golongan darah ABO, individu dengan golongan darah B memiliki antigen B pada sel darah merah mereka dan memproduksi antibodi terhadap antigen A. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Hanya sekitar 10% dari populasi dunia yang memiliki golongan darah ini.

Para ilmuwan mulai menyelidiki apakah penanda unik ini berkontribusi pada efisiensi tubuh dalam menangani perubahan metabolisme. 

Kemampuan ini diyakini membantu individu dengan golongan darah B mengalami penuaan yang lebih lambat.

Faktor pendukung umur panjang

Hubungan antara golongan darah dan umur panjang bukan hal baru. Sejak beberapa dekade lalu, para peneliti telah mencoba memahami bagaimana golongan darah memengaruhi harapan hidup.

“Temuan kami menunjukkan bahwa golongan darah B mungkin terkait dengan umur panjang,” ujar Shimizu dan rekan-rekannya dari Tokyo dalam penelitian mereka pada tahun 2004.

Beberapa ilmuwan percaya, individu dengan golongan darah B memiliki mekanisme perbaikan dan regenerasi sel yang lebih baik. 

Selain itu, tubuh mereka tampaknya lebih mampu menangani stres metabolik dengan lebih lancar, yang berpotensi melindungi mereka dari berbagai penyakit terkait usia.

Risiko yang tetap harus diperhatikan


Meskipun individu dengan golongan darah B berpotensi mengalami penuaan lebih lambat, mereka tetap tidak kebal terhadap risiko kesehatan tertentu. 

Beberapa penelitian menunjukkan, mereka memiliki kemungkinan sedikit lebih tinggi untuk mengalami masalah kardiovaskular.

Namun, risiko ini dapat dikendalikan dengan pola makan yang sehat, olahraga teratur, serta manajemen stres yang baik. 

Selain itu, orang dengan golongan darah B sering disebut lebih emosional dibandingkan dengan kelompok lainnya, sehingga dukungan sosial yang kuat sangat penting untuk menjaga kesehatan mental mereka.

Penuaan yang tidak merata di dalam tubuh

Penuaan tidak selalu terjadi secara merata di seluruh tubuh. Beberapa organ dapat mengalami kerusakan lebih cepat dibandingkan dengan yang lain, yang dapat menyebabkan munculnya penyakit tertentu meskipun seseorang tampak sehat secara fisik.

Sebuah studi besar yang melibatkan lebih dari 5.000 relawan mengukur usia biologis dari 11 organ dengan menganalisis lebih dari 4.000 protein dalam darah. 

Hasilnya menunjukkan bahwa sekitar 20% populasi mengalami penuaan yang lebih cepat pada setidaknya satu organ mereka.

Analisis darah sebagai indikator penuaan

Saat ini, metode umum untuk menilai penuaan biasanya berfokus pada perubahan epigenetik dalam DNA, yang memerlukan sampel jaringan dari organ tertentu. 

Namun, penelitian terbaru menunjukkan, darah dapat memberikan gambaran yang lebih praktis mengenai kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Dengan menggunakan kecerdasan buatan dan teknik pembelajaran mesin, para peneliti mampu menganalisis ribuan protein dalam darah untuk mengidentifikasi organ mana yang mengalami penuaan lebih cepat. 

Informasi ini dapat membantu dalam pengembangan strategi personal untuk memperlambat proses penuaan dan menjaga kesehatan organ.

Dampak praktis bagi kehidupan sehari-hari


Mengetahui risiko penuaan pada organ tertentu dapat memberikan manfaat preventif, tetapi juga bisa menimbulkan kecemasan jika tidak ada solusi langsung untuk mengatasinya. 

Karena itu, para ahli menyarankan untuk menyeimbangkan pengetahuan ini dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat.

Bagi individu dengan golongan darah B, menjaga kesehatan kardiovaskular menjadi prioritas utama. 

Selain itu, mengelola stres dengan baik juga penting untuk menjaga kesejahteraan emosional mereka.

Meskipun penelitian ini menunjukkan, golongan darah B dapat berperan dalam memperlambat proses penuaan, faktor terbesar tetap gaya hidup sehari-hari. 

Pola makan sehat, aktivitas fisik secara teratur, tidur cukup, serta hubungan sosial yang baik adalah kunci utama dalam menjaga kesehatan fisik dan mental.

Para peneliti seperti Tony Wyss-Coray dari Stanford University menekankan, tes darah dapat menjadi alat yang berguna untuk memahami perubahan tersembunyi dalam tubuh seiring bertambahnya usia. 

Baca Juga: Catat! Ini Daftar 144 Penyakit yang Dijamin BPJS Kesehatan

Jika teknologi semakin berkembang, mungkin bisa mendeteksi tanda-tanda awal penuaan organ dan mengambil tindakan pencegahan lebih awal untuk mempertahankan kualitas hidup yang optimal.***

*Ilustrasi - Golongan darah.(Pixabay)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Mitos dan Fakta Seputar Kolesterol

Ke Bedugul? Ayo, Siapa Takut

Orangtua Ingin Mie Instan? Jawabannya Adalah...

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026