Fenomena Lansia Pekerja: Antara Perjuangan Hidup dan Ketimpangan Sosial 


Berita Lansia - Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah pekerja berusia 60 tahun ke atas mencapai 17,53 juta pada tahun 2024. 

2025-01-19 10:38:44

Geriatri.id - Angka pekerja lanjut usia (lansia) di Indonesia terus meningkat signifikan, mendekati 20 juta orang pada 2024. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah pekerja berusia 60 tahun ke atas mencapai 17,53 juta pada tahun tersebut. 

Jumlah ini hampir dua kali lipat dibandingkan tahun 2014 yang hanya mencatatkan 9,99 juta. Peningkatan drastis ini mencerminkan dinamika baru dalam pasar tenaga kerja di tanah air.  

Di balik jumlah pekerja yang terus merangkak naik, tersimpan realitas pahit karena mereka masih harus bekerja di usia senja. 

Lebih dari 85% dari mereka terjebak di sektor informal, sektor yang sering kali menawarkan perlindungan kerja minim. 

Baca Juga: Hadiah Spesial di Hari Ultah, Skrining Kesehatan Gratis Berdasarkan Usia

Bahkan, sekitar 76,29% pekerja lansia berada dalam kategori pekerjaan rentan, sementara 17,65% lainnya berstatus pekerja tidak tetap.  

Mayoritas lansia bekerja sebagai petani, dengan persentase 52,82%. 

Ironisnya, mereka harus bekerja lebih keras dibandingkan generasi muda, dengan rata-rata jam kerja 48 jam per minggu atau melebihi batas jam kerja normal 40 jam. 

Meski bekerja keras, penghasilan mereka hanya sekitar Rp1,71 juta per bulan, jauh dari standar layak hidup di banyak daerah di Indonesia.  

Tidak hanya itu, peran besar lansia dalam keluarga turut menjadi sorotan. 

Sebanyak 55% lansia masih menjabat sebagai kepala rumah tangga pada 2023. Artinya, mereka memikul tanggung jawab besar, baik secara ekonomi maupun pengambilan keputusan. 

Namun, tantangan ekonomi membuat banyak lansia hidup dalam kemiskinan, dengan tingkat kemiskinan mencapai 10,04% pada 2023, hampir menyentuh target pemerintah sebesar 10%.  


Pemerintah memiliki Strategi Nasional Kelanjutusiaan (Stranas) 2024 yang bertujuan meningkatkan keterlibatan lansia di sektor formal. 

Namun, hasilnya masih jauh dari harapan karena 14,75% pekerja lansia yang berhasil masuk sektor formal pada 2023, jauh di bawah target.  

Kondisi ini menandakan perlunya langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan lansia. 

Perlindungan sosial di sektor informal harus diperkuat, sementara akses mereka ke pekerjaan formal perlu dipermudah. 

Baca Juga: Daftar Layanan Skrining Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun untuk Lansia

Dengan pertumbuhan populasi lansia yang terus meningkat, kebijakan inklusif dan berkeadilan menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan demografi dan ekonomi Indonesia.***  

Sumber: CNBC Indonesia Research

*Ilustrasi - Angka pekerja lanjut usia (lansia) di Indonesia terus meningkat.(Pixabay)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Lansia Jualan di TikTok dan Instagram: Baik atau Buruk?

Ini Destinasi Wisata yang Nyaman untuk Semua Generasi

"Tim Transportasi" Darah yang Wajib Kita Jaga Keseimbangannya

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026