Manajemen Gula Darah dengan Pilihan Makanan Tepat  


Berita Lansia - Meski berat badan, tingkat aktivitas, stres, dan genetik ikut berpengaruh, pola makan sehat memainkan peran utama dalam manajemen gula darah. 

2025-01-12 20:15:50

Geriatri.id - Mengatur gula darah adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Meski berat badan, tingkat aktivitas, stres, dan genetik ikut berpengaruh, pola makan sehat memainkan peran utama dalam manajemen gula darah. 

Berikut beberapa pilihan makanan yang dapat membantu menstabilkan gula darah, berdasarkan penelitian terkini dirangkum dari Healthline dan Medical News Today:   

1. Brokoli sumber sulforaphane 

Brokoli mengandung sulforaphane, senyawa isothiocyanate yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah. 

Senyawa ini terbentuk saat brokoli dicincang atau dikunyah. 

Penelitian menunjukkan ekstrak brokoli meningkatkan sensitivitas insulin, menurunkan kadar gula darah, dan mengurangi stres oksidatif.  

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

2. Biji-bijian utuh untuk stabilitas gula darah

Biji-bijian utuh seperti beras merah, gandum utuh, quinoa, dan oatmeal kaya akan serat yang membantu mencegah lonjakan gula darah. 

Berbeda dengan biji-bijian olahan hanya dengan kandungan endosperma, biji-bijian utuh juga memiliki dedak dan kuman biji yang memberikan manfaat nutrisi tambahan.  

3. Lemak sehat pilihan tepat untuk jantung dan gula darah

Mengonsumsi lemak tak jenuh dari alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, dan biji-bijian membantu mengatur gula darah dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. 

Lemak tak jenuh juga diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol baik.  

4. Kimchi dan makanan fermentasi lain 

Makanan fermentasi seperti kimchi mengandung probiotik, mineral, dan antioksidan yang membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengatur gula darah, terutama pada penderita diabetes tipe 2.  

5. Buah citrus

Jeruk dan jeruk bali kaya akan vitamin, mineral, dan serat yang rendah hingga sedang pada indeks glikemik. 


Kandungan naringenin, polifenol dengan sifat antidiabetes, membuat buah-buahan ini sangat baik untuk meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar HbA1c.  

6. Apel untuk keseimbangan gula darah

Apel mengandung serat larut serta senyawa seperti quercetin yang dapat membantu menurunkan gula darah. 

Mengonsumsi apel sebelum makan berat efektif dalam mengurangi lonjakan gula darah setelah makan.  

7. Makanan tinggi protein

Protein adalah nutrisi esensial yang tidak menyebabkan lonjakan gula darah. 

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Sumber protein sehat mencakup ikan seperti salmon dan tuna, ayam tanpa kulit, serta protein nabati seperti tahu, kacang kedelai, dan lentil.  

Dengan memilih makanan tepat, gula darah dapat dikelola dengan lebih baik dan mencegah komplikasi. 

Konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter jika memiliki kondisi medis tertentu.***  

*Ilustrasi - Manfaat brokoli membantu menurunkan kadar gula darah.(Pixabay)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Geriatri-ID Gelar Pelatihan Caregiver lagi, Kali ini di Panti Jompo

Buah dengan Gula Tinggi untuk Lansia: Konsumsi yang Bijak

Pelatihan Singkat Geriatri untuk Tenaga Medis Non-Spesialis

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026