
Geriatri.id - Merawat orangtua yang sudah lanjut usia (lansia) adalah wujud tanggung jawab seorang anak meski kadang tidak mudah. Seiring bertambahnya usia, kebutuhan lansia berubah baik dari sisi fisik maupun mental.
Lansia membutuhkan bantuan untuk menjaga kesehatan, menjalani aktivitas keseharian dan mendapatkan dukungan emosional.
Memahami cara merawat orangtua lansia dengan tepat dapat membantu mereka dalam menjalani hari tua dengan lebih bahagia dan sejahtera.
Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung
Berikut ini delapan hal praktis yang dapat dilakukan dalam merawat lansia:
1. Hadirkan kenangan
Jika orangtua tinggal di rumah kita, usahakan membawa beberapa barang penting milik mereka, seperti perabotan, foto, atau benda sentimental lainnya.
Kehadiran barang-barang ini dapat membuat mereka merasa lebih nyaman dan betah, seakan berada di rumah sendiri.
2. Pasang modifikasi keselamatan
Aspek keselamatan fisik menjadi prioritas dalam merawat orangtua lansia.
Memasang pegangan tangan di kamar mandi atau di dekat tangga dapat memudahkan mereka dalam bergerak.
Kursi mandi dan pagar tambahan dapat membantu mencegah risiko jatuh atau terpeleset.
3. Dorong tetap aktif bersosialisasi
Rasa kesepian dapat berdampak buruk pada kesehatan mental lansia. Undang teman atau tetangga untuk berbagi waktu makan bersama atau sekadar bermain kartu dengan mereka.
Jika pertemuan fisik sulit diwujudkan, dorong mereka untuk menjaga komunikasi secara rutin melalui telepon atau teknologi lainnya agar tetap terhubung dengan kerabat dan sahabat.
4. Periksa dan bantu keuangan
Periksa keadaan keuangan orangtua secara berkala untuk memastikan tidak ada tagihan yang tertinggal.
Lansia mungkin mengalami kebingungan dalam mengelola keuangan. Diskusikan pengaturan keuangan yang lebih efisien untuk memastikan semuanya tetap aman dan teratur.
5. Berempati pada kondisi lansia
Penuaan membawa tantangan tersendiri mulai dari menurunnya kemandirian, mobilitas, hingga energi.
Jika muncul rasa frustrasi menghadapi perubahan sikap atau perilaku mereka, cobalah menempatkan diri kita pada posisi mereka.
Empati dapat membantu mengurangi rasa kesal dan memperbaiki cara kita berkomunikasi dengan orangtua.
6. Rajin menelepon
Jika orangtua tidak tinggal serumah dengan kita, cara terbaik untuk menjaga hubungan yang suportif adalah komunikasi rutin lewat telepon.
Lansia akan merasa senang dan dihargai ketika mendengar kabar dari anak-anak mereka. Jadwalkan untuk menelepon mereka secara teratur.
7. Ajak tetap aktif secara fisik
Olahraga ringan, seperti berjalan di taman atau mengikuti kelas senam lansia dapat membuat orangtua tetap aktif.
Bantu mereka beraktivitas di luar rumah untuk mengurangi rasa terjebak atau bosan.
Tetap aktif secara fisik dapat membantu lansia menjaga kesehatan otot dan kebugaran tubuh mereka.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
8. Bersikap positif
Menjaga sikap positif sangat penting meskipun sulit. Dibutuhkan sikap optimis ketika kondisi orangtua menurun atau kita menerima kabar kurang baik.
Sikap positif kita tidak hanya mendukung mereka dengan kasih sayang, tetapi juga menciptakan lingkungan yang nyaman dan penuh perhatian.***
*Ilustrasi - Tips merawat orangtua yang sudah lansia.(Freepik)
Video Senior Podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri