Punya Manfaat dan Efek Negatif, Amankah Lansia Minum Kopi?


Berita Lansia - Kopi merupakan salah satu minuman yang disukai berbagai kalangan, termasuk lanjut usia (lansia). Apakah mengonsumsi kopi aman untuk lansia? 

2024-05-01 22:53:37

Geriatri.id - Kopi merupakan salah satu minuman yang disukai berbagai kalangan, termasuk lanjut usia (lansia). Apakah mengonsumsi kopi aman untuk lansia? 

Kopi aman dikonsumsi lansia, asal tidak berlebihan. Menurut Mayo Clinic, minuman berkafein seperti kopi aman untuk lansia selama tidak berlebihan. 

Beberapa penelitian menemukan manfaat minum kopi mulai dari meningkatkan kemampuan kognitif hingga menurunkan risiko penyakit alzheimer. 

Peneliti di Edith Cowan University di Australia, Samantha Gardener, PhD meneliti kaitan kopi dengan penurunan risiko alzheimer.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Dia mengatakan minum kopi 1-2 cangkir bisa meningkatkan fungsi eksekutif meliputi aktivitas perencanaan, manajemen waktu dan memori kerja. 

Dilansir TodaysGeriatricMedicine, kopi kaya akan zat bioaktif, seperti senyawa fenolik dan mineral. 

Efek antioksidan dan anti-inflamasi dari zat bioaktif itu dapat meningkatkan sensitivitas insulin. 

Minum kopi dapat membantu mengendalikan kadar gula darah pada orang lansia maupun dewasa muda. Syaratnya kopi yang diminum tidak diberi tambahan gula, krimer kental manis dan lainnya. 

Studi AARP dan National Institutes of Health menemukan risiko kematian lansia yang rutin minum kopi memiliki lebih rendah. 

Ini karena kandungan kafein pada kopi dapat meningkatkan energi, memperbaiki mood atau suasana hati, dan melawan rasa lelah. 
Selain itu, minum kopi dalam takaran yang cukup dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. 


Selain manfaat, minum kopi juga memiliki efek negatif yaitu: 

1. Meningkatkan tekanan darah. Efek ini bersifat sementara, namun mungkin berbahaya bagi lansia dengan hipertensi. 

2. Kafein dapat mengakibatkan masalah pencernaan, seperti sakit perut, asam lambung naik, dan diare. 

3. Minum kopi dapat meningkatkan frekuensi urine yang memicu dehidrasi atau kekurangan cairan. 

4. Sering buang air kecil setelah minum kopi bisa mengakibatkan lansia susah tidur atau tidak mendapat istirahat berkualitas. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Karena memiliki manfaat tetapi juga efek negatif, lansia yang ingin mengonsumsi kopi disarankan untuk mengkonsultasikan dahulu dengan dokter dan ahli gizi.  

Jika dinyatakan aman, lansia perlu mematuhi takaran dari dokter agar tidak mengalami gangguan kesehatan akibat kafein.***

*Ilustrasi - Amankah lansia minum kopi?(Pixabay)


ARTIKEL LAINNYA

Mengasuh Cucu? Boleh Banget tuh

Sarkopenia dan Osteoporosis pada PPOK: Ancaman Ganda bagi Lansia

Thailand Tiru Jepang dalam Penanganan Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026