Berangkatkan 45 Ribu Jemaah Lansia, Petugas Haji Jadi Ujung Tombak


Berita Lansia - Kementerian Agama (Kemenag) tetap akan menerapkan kebijakan Haji Ramah Lansia pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1445H/2024M. 

2024-02-05 20:49:10

Geriatri.id - Kementerian Agama (Kemenag) tetap akan menerapkan kebijakan Haji Ramah Lansia pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1445H/2024M. 

Tahun ini ada sekitar 45 ribu jemaah haji lanjut usia (lansia) atau berusia lebih dari 65 tahun. 

“Perlu diketahui jumlah jemaah lansia tahun ini adalah sekitar 45 ribu orang. Hal ini menjadi penting bagaimana para petugas nantinya dapat memberikan kesadaran dan kepedulian bersama,” ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief saat membuka secara resmi kegiatan Training for Trainer Fasilitator PPIH Arab Saudi dan PPIH Kloter di Tangerang Selatan, Kamis 1 Februari 2024.

Keberadaan fasilitator Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), kata Hilman, memiliki posisi sangat strategis. Mereka akan menjadi ujung tombak dari Ditjen PHU untuk melakukan pembinaan bagi petugas haji Indonesia.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

“Peran yang harus dijalankan petugas haji sangat penting, sehingga perlu koordinasi yang matang antar petugas. Karena jumlah jemaah yang besar tahun ini, petugas juga harus solid dan mempunyai kemampuan yang memadai agar visi haji yang akan datang lebih baik,” kata Hilman dikutip dari laman Kemenag.

Dia menyebut lima fungsi petugas haji sebagaimana tercantum dalam UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, yaitu fungsi pembinaan, pelayanan, pelindungan, pengendalian dan  pengorganisasian.


"Kelima fungsi ini menunjukkan peran petugas haji tidak hanya sekadar teknis, namun lebih dari itu. Sehingga PPIH ini juga menjadi mandat penting dari Menag untuk pelaksanaan haji yang akan datang. Saya bersyukur persiapan dari Direktorat Bina Haji sendiri sudah sangat sistemik," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Bina Petugas Ditjen PHU M. Khanif dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan Training for Trainer Fasilitator PPIH Arab Saudi dan PPIH Kloter bertujuan meningkatkan kompetensi dan wawasan fasilitator dalam memandu peserta pada pelaksanaan Bimbingan Teknis PPIH nanti.

"Training for Trainer Fasilitator PPIH Arab Saudi dan PPIH Kloter ini kita selenggarakan selama 3 (tiga) hari dari tanggal 1-3 Februari 2024. Tujuannya meningkatkan kompetensi dan wawasan fasilitator dalam memandu para petugas haji di Bimtek nanti," terang Khanif.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Kegiatan yang digagas Sub Direktorat Bimbingan Petugas Direktorat Bina Haji ini diikuti perwakilan Bidang PHU Kanwil Kemenag Provinsi dan embarkasi haji, Center for Ageing Studies (CAS) atau Pusat Kajian Lansia dari Universitas Indonesia, Puskes TNI, Pusdiklat Kemenag, LKP3UI, serta internal Ditjen PHU.***

Foto - Pelaksanaan ibadah haji.(Dok.Kemenag)

Video Lansia Online

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,merawat lansia,berita lansia,geriatri,lansia haji,haji lansia

ARTIKEL LAINNYA

Peran Keluarga dalam Mendampingi Lansia

Mengenal Perubahan Tubuh di Usia Emas Saat Berpuasa

Habis Lebaran, Yuk Gerak Lagi

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026