Lansia Bisa Mendapatkan Manfaat dari Konsumsi Lebih Banyak Telur


Berita Lansia - Selain bayi dan balita, remaja perempuan dan kelompok lanjut usia (lansia) bisa mendapatkan manfaat dari makan lebih banyak telur.

2024-01-30 20:19:38

Geriatri.id - Selain bayi dan balita, remaja perempuan dan kelompok lanjut usia (lansia) bisa mendapatkan manfaat dari makan lebih banyak telur.

“Di sisi lain dari spektrum usia, mengonsumsi cukup protein penting untuk mencegah hilangnya otot tanpa lemak yang terjadi secara alami seiring bertambahnya usia. Ini yang banyak dibicarakan di dunia ilmu gizi,” ujar Direktur Eksekutif Pusat Nutrisi Telur di AEB, Mickey Rubin, PhD dikutip dari wattagnet.com. 

Faktanya, dia menjelaskan ada sejumlah peneliti meneliti hilangnya protein dan otot yang berkaitan dengan usia.

“Sampai sekarang, hal ini belum benar-benar dimasukkan ke dalam Pedoman Diet sebagai rekomendasi, jadi senang melihat beberapa kemajuan di bidang tersebut," karanya.

Pedoman Diet untuk Orang Amerika (DGA) 2020-2025 yang baru dirilis mencakup rekomendasi untuk bayi lahir hingga usia 24 bulan.

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

DGA secara khusus merekomendasikan telur sebagai makanan pertama yang penting untuk bayi dan balita, serta wanita hamil dan ibu menyusui.

Namun, bukan hanya kelompok itu yang mendapatkan manfaat dari mengonsumsi lebih banyak telur. 

Selama pertemuan komite nutrisi American Egg Board (AEB) tahun lalu, Rubin membahas rekomendasi umur lainnya yang perlu diperhatikan dalam DGA baru.

“Remaja perempuan kalau bicara soal protein, kurang mengonsumsinya,” ujarnya. 

Dia menjelaskan meski konsumen dan produsen sering mendengar tentang masyarakat Amerika yang mengonsumsi terlalu banyak protein, hal itu belum tentu terjadi dan sebenarnya berkaitan dengan kelompok umur.


Remaja perempuan mengonsumsi lebih sedikit unggas, daging, dan telur dibandingkan remaja pria. 

Rubin mengatakan, hal ini menjadi sesuatu yang harus terus dipantau dirinya dan rekan-rekannya.

Rubin menambahkan, proses peninjauan DGA pada tahun 2025 dan seterusnya dimulai saat ini. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Penelitian akan terus menjadi bagian penting dalam menentukan bagaimana konsumsi telur, bersama dengan protein lainnya, dapat bermanfaat bagi segala usia.***

Ilustrasi - Manfaat lansia mengonsumsi telur.(Pixabay)

Video Lansia Online

lansia,lansia sehat,merawat lansia,berita lansia,lansia online,geriatri,lansia bahagia,nutrisi lansia

ARTIKEL LAINNYA

Pacaran Zaman Dulu dan Sekarang, Apa Bedanya?

Menopause Bukan untuk Disembunyikan: Mengapa Perempuan Perlu Berani Membicarakannya?

Masih Ingat Nama Permainan Tradisional Ini? Yuk, Bernostalgia

“Pada 2026, jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai sekitar 34 juta jiwa, atau 11,97% dari total populasi. Angka ini menegaskan bahwa Indonesia telah berada dalam fase ageing population atau populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026