Ketua DPR Minta Pemerintah Percepat Vaksinasi Lansia


Berita Lansia - Ketua DPR Puan Maharani mendorong pemerintah daerah (Pemda) mempercepat vaksinasi di wilayahnya, termasuk bagi lansia agar program booster bisa segera dijalankan.

2022-01-15 20:46:21

Geriatri.id -  Ketua DPR Puan Maharani mendorong pemerintah daerah (Pemda) mempercepat vaksinasi di wilayahnya, termasuk bagi lansia agar program booster bisa segera dijalankan. Hal ini terkait program vaksinasi booster COVID-19.

“Saya mendorong Pemda yang belum mencapai target vaksinasi di wilayahnya segera mempercepat program vaksinasi agar mencapai sasaran. Dengan begitu warga bisa cepat mendapatkan booster vaksin yang akan sangat bermanfaat menambah perlindungan diri dari ancaman Corona,” ujar Puan, dikutip dari laman resmi DPR, Kamis (13/1/2021).

Daerah yang boleh melakukan vaksin booster harus memiliki kriteria minimal capaian vaksinasi dosis I 70 persen untuk umum, dan vaksin untuk lansia dosis I minimal 60 persen. Syarat ini dimaksudkan agar daerah yang belum mencapai target vaksinasi segera menyelesaian sasaran dosis I dan dosis II vaksin.

Mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) itu meminta Pemda yang wilayahnya masih tertinggal dalam program vaksinasi memperbanyak kerja sama dengan organisasi masyarakat dan berbagai instansi atau lembaga. Dia juga meminta adanya pengecualian untuk lansia yang sudah memenuhi kriteria untuk mendapatkan booster meski daerahnya belum memenuhi syarat.

“Walaupun daerah tempat tinggalnya belum memenuhi target vaksinasi, tapi jika ada lansia di wilayah tersebut yang telah menerima vaksin dosis lengkap dalam kurun waktu 6 bulan seharusnya tetap difasilitasi karena lansia di manapun mereka berada masuk dalam prioritas pemberian booster,” katanya.

Berita Lansia:

LANSIA ONLINE, Kelas Kesehatan dari Rumah

Bila Lansia Sakit, Begini Cara Tepat Merawatnya

3 Kunci Sukses Agar Lansia Sehat, Apa Saja?

Menjadi Lansia Sehat dan Bahagia Tanpa Kerentaan

Vaksin booster diputuskan diberikan gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia. Saat ini prioritas diberikan bagi lansia dan kelompok rentan (punya penyakit bawaan atau gangguan imunitas). Sementara untuk umum akan menyusul dalam waktu dekat.

“Kami mengapresiasi Pemerintah yang memutuskan memberikan vaksin booster secara gratis. Sudah kewajiban negara untuk memberikan jaminan keselamatan bagi rakyatnya. Pelaksanaan program booster ini harus dibarengi dengan penambahan tenaga vaksinator agar target-target lainnya, termasuk vaksin untuk anak tidak akan berpengaruh,” tandas Puan.

Puan mendukung program pemberian booster ke masyarakat dapat berjalan dengan baik. Hanya saja ia mengingatkan pentingnya kesiapan fasilitas dan tenaga kesehatan untuk mendukung seluruh program-program vaksinasi.

“Jangan sampai karena euforia pemberian booster, program vaksinasi lainnya menjadi terbengkalai. Padahal masih banyak daerah yang belum memenuhi target penyuntikan vaksin dosis I dan dosis II. Termasuk juga persediaan stok vaksin harus dipersipkan dengan baik,” kata Puan.

Dia menyoroti laporan WHO yang menyebutkan pentingnya perlindungan lebih bagi lansia, kelompok rentan dan warga yang belum divaksin dari ancaman varian Omicron. Meski Omicron memiliki gejala ringan, namun berpotensi berdampak fatal bagi kelompok itu sehingga percepatan vaksinasi harus digalakkan.

“Apalagi vaksinasi lengkap untuk lansia belum optimal. Sementara kelompok lansia kita ketahui menyumbang hampir setengah dari total kematian Covid-19 di Indonesia. Pemerintah harus berupaya lebih agar pencapaian target vaksinasi lansia dapat tercapai,” terangnya.

Hal itu penting mengingat vaksin tidak bisa langsung bekerja setelah disuntikkan, atau memerlukan waktu untuk kekebalan penerima vaksin bisa terbentuk. Sementara Pemerintah memprediksi puncak kasus Omicron akan terjadi pada Februari mendatang.

“Pemberian vaksinasi dosis I dan II bagi lansia harus menjadi perhatian. Dan untuk masyarakat, segera ajak keluarganya yang lanjut usia untuk disuntik vaksin apabila belum mendapatkannya. Ini penting agar ibu-bapak dan kakek-nenek kita lebih terjamin keselamatannya dari bahaya Covid-19,” pungkasnya.***

Foto: Ketua DPR Puan Maharani.(dpr.go.id)

Video Lansia:

 

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,merawat lansia,berita lansia,geriatri,vaksin booster

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026